Edisi 12-02-2017
Membekukan Objek Bergerak


Saat memotret momen penuh aksi atau pertandingan olahraga, salah satu permasalahan utama adalah objek yang bergerak sangat cepat dan jarang sekali berada di satu titik dalam waktu lama atau terus berpindah tempat.

Sifat objek yang dinamis tersebut menjadi satu tantangan saat memotret karena untuk mendapatkan foto yang baik dari momen tersebut, objek haruslah terlihat beku dan tajam dalam hasil foto. Objek foto dalam momen penuh aksi yang tidak terlihat tajam dan beku dalam foto akan menghilangkan daya tarik utama dari objek tersebut sehingga perlu kita perhatikan teknik pemotretannya. Berikutinisejumlahpanduan dasar untuk memotret objek yang bergerak cepat dan dinamis agar terabadikan dengan baik. Pertama, pemilihan fitur pencarian fokus.

Sebagian besar kamera kini telah dilengkapi dengan sistem autofocus (AF) yang cepat danakurat sertamembuatmereka mampu menangkap momen cepat dan penuh aksi. Tentu saja kecepatan objek bergerak, intensitas cahaya yang ada di sekitar objek serta kecepatan lensa yang kita gunakan juga berpengaruh dalam keseluruhan proses mencari fokus. Namun probabilitas mendapatkanfoto bekudantajam dari objek bergerak tentu lebih besar saat kita menggunakan fitur autofocus ketika memotret. Kemudian bisa juga kita gunakan teknik pre-focus saat memotret.

Sedikit lebih rumit, tetapi jika telah terbiasa teknik ini akan sangat membantu. Teknik ini kurangbermanfaatjikapergerakan objek sulit diprediksi. Namun untuk objek yang konstan bergerak di satu sisi yang sama, teknik ini sangat tepat, misalnya saat memotret balap mobil di sirkuit. Caranya mudah, matikan fitur autofocus, ganti ke manual, kemudian cari fokus pada titik atau sisi jalan tempat objek akan melintas, setelah dapat, kuncilah fokus tersebut. Saat mobil balap akan melintas di titik yang telah dikunci, tekanlah shutter button.

Pastikan menekan shutter button itu sebelum mobil melintas karena jika menekan tombol tersebut saat mobil berada pada titik yang kita inginkan, kemungkinan mobil tersebut tidak akan terlihat dalam foto karena pergerakannya yang sangat cepat. Kedua, menggunakan continuous shooting. Guna meningkatkan kemungkinan mengabadikan objek bergerak di titik yang kita inginkan, pakailah fitur continuous shooting agar kamera memotret secara simultan terus-menerus saat kita menekan shutter button. Fitur ini tak hanya ada pada kamera DSLR, sejumlah kamera smartphone juga dilengkapi fitur ini untuk membantu kita mengabadikan objek bergerak.

Ketiga, perhatikan kecepatan rana yang digunakan. Objek bergerak membutuhkan kecepatan rana cepat untuk dapat membekukannya dalam hasil foto walau tentu saja tiap objek memiliki tingkat kecepatan berbeda. Misalnya kecepatan rana yang dibutuhkan saat memotret ajang lomba lari berbeda dengan yang dibutuhkan saat memotret balap mobil. Untuk memotret pelari dibutuhkan kecepatan rana minimal 1/1.250 seconds untuk membekukannya dalam foto, sedangkan pada balap mobil, minimal kecepatan rana adalah sekitar 1/2.000 seconds. Semakin cepat kecepatan rana, hasil yang didapat akan semakin beku terlihat.

Arie yudhistira