Edisi 09-01-2016
KPU Siap Tangkal Gugatan Pemohon


JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan telah menyiapkan tangkalan gugatan- gugatan yang dilayangkan pasangan calon pada sidang sengketa pilkada serentak di Mahkamah Konstitusi (MK).

KPU diberi waktu oleh MK selamatigahari, yakni12-14Januari 2016 untuk menyampaikan jawaban, sanggahan, dan keterangannya terkait gugatan yang disampaikan pemohon. Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, KPU telah menyiapkan jawaban atas gugatan tersebut.

Bahkan Hadar menyatakan optimistis bisa menjawab semua gugatan yang disampaikan. ”Kami melihat banyak hal yang sebetulnya bisa kami beri penjelasan dengan baik. Dan banyak hal bisa kami antisipasi, tapi semua akan kami jawab sesuai dengan yang diajukan pemohon,” ungkap Hadar saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, kemarin.

Hadar mencontohkan, gugatan seperti pencalonan serta daftar pemilih akan dijawab oleh KPU dengan memaparkan data dan bukti selama pilkada di daerah berlangsung. Adapun gugatan yang menyangkut teknis pilkada seperti keberatan membuka kotak suara akan dijelaskan dengan aturan yang menaunginya. ”Saya kira banyak pihak yang tidak tahu atau lupa sebenarnya kami sudah punya peraturan itu. Bahwa kalau memang sudah ada proses sengketa berjalan, untuk kebutuhan kami bisa membuka kotak,” ungkap Hadar.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini meminta MK teliti dan berhati-hati dalam memeriksa dan memutus gugatan yang dilayangkan pasangan calon. Sejauh ini MK sudah cukup baik dalam menjalankan dua aspek tersebut seperti memberi kesempatan kepada pemohon untuk membacakan permohonannya atau mencoba menggali hal-hal yang didalilkan terkait dengan pelanggaran.

”MK sangat teliti menyangkut validitas, misalnya di Cianjur ada surat kuasa dua, tapi tanda tangannya berbeda. Ada yang tidak menandatangani. MK sangat berusaha teliti dan berhati-hati,” kata Titi.

dian ramdhani