Edisi 09-01-2016
Sarankan Korsel Tak Terprovokasi


Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Philip Hammond meminta Korea Selatan (Korsel) agar“menjadilebih besar” dibandingkan Korea Utara (Korut). Pernyataan itu muncul saat Korsel kembali melakukan penyiaran propaganda melalui speaker-speaker besar di perbatasan untuk merespons tes nuklir terbaru Pyongyang.

Hammond mengungkapkan itu saat mengunjungi Jepang bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris Michael Fallon. Mereka juga mengunjungi Izumo, kapal perang terbesar yang dimiliki Jepang sejak Perang Dunia II.

Keduanya mengulangi kecaman pada Korut yang melakukan tes bom hidrogen. “Korut bertindak sangat tidak bertanggung jawab dan dengan cara yang sangat provokatif. Saya dapat mengerti sepenuhnya tekanan yang Korea Selatan rasakan untuk meresponsnya,” ucap Hammond, dilansir kantor berita AFP .

Hammond menyarankan agar Korsel dan negara lain dapat berlatih menahan diri. “Tapi, kita harus lebih besar dibandingkan Korut dan saya akan mendorong Korsel dan negara-negara lain di kawasan untuk menahan diri. Kita tahu tanggapan dengan cara itu seperti memakan umpan Korut yang diberikan pada kita,” ungkapnya.

Menurut Hammond, jika Korsel bertindak lebih tenang, masyarakat dunia juga akan hadir dengan langkah yang lebih tepat. “Kelanjutan ini dengan kata-kata tentu tidak cukup. Kita harus menunjukkan bahwa kita sudah menyiapkan langkah untuk membuat sanksi terhadap rezim Korut itu efektif,” tambahnya.

ananda nararya