Edisi 09-01-2016
36 ABK Terombang-ambing di Perairan Indramayu


INDRAMAYU – Kapal Motor Berkah Ilahi tenggelam akibat diterjang ombak di Perairan Indramayu, Jawa Barat, kemarin. Akibat insiden itu, 36 anak buah kapal (ABK) terombangambing di tengah laut.

Beruntung, mereka berhasil diselamatkan petugas Polair Polres Indramayu. Kasat Polair Polres Indramayu AKP Muhadi mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat KM Berkah Ilahi mencari ikan di Perairan Indramayu. Tiba-tiba datang ombak besar setinggi 3 meter disertai tiupan angin kencang yang menerjang kapal tersebut. Akibat itu, sejumlah bagian kapal mengalami kebocoran dan tenggelam.

Seluruh ABK langsung berusaha menyelamatkan diri dengan berenang di laut lepas. Alhasil, mereka sempat terombang- ambing selama beberapa jam di laut lepas. Beruntung, ada patroli Polair Polres Indramayu di sekitar Pantai Juntinyuat sehingga mereka berhasil diselamatkan. ”ABK ditemukan di sekitar 9 mil dari TPI Dadap Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Jadi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir Rp500 juta,” paparnya.

Insiden serupa sempat terjadi pada pertengahan Desember 2015. Sejumlah kapal motor tenggelam diterjang ombak. Nelayan diimbau mewaspadai angin kencang yang memicu gelombang tinggi. Sejumlah kecelakaan pun menimpa nelayan dalam sepekan terakhir saat mencari ikan di laut. ”Di wilayah perairan utara Indramayu dan Cirebon, anginnya saat ini bertiup cukup kencang,” kata Forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Iziyn .

Dia menyebutkan, kecepatan angin saat ini mencapai antara8- 25knotatau10-45kmper jam. Sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5-2,5 meter. ”Cuaca di perairan laut utara Indramayu dan Cirebon pun didominasi hujan lebat,” terang Ahmad.

Namun, kondisi cuaca tersebut bersifat fluktuatif atau cepat berubah-ubah sesuai kondisi atmosfer. Angin kencang diprediksi masih terus terjadi sampai seminggu ke depan dengan tinggi gelombang antara 0,5-2,5 meter.

tomi indra