Edisi 12-02-2017
Evolusi Kembalikan Kejayaan Bus AKAP


JAKARTA– Angkutanbusantarkota antarprovinsi (AKAP) di Tanah Air terus berevolusi untuk menarik kembali minat penumpang yang tergerus oleh kereta api (KA) dan pesawat terbang.

Perusahaan otobus( PO) diIndonesia sekarangberlombamenyediakan bus super mewah demi memanjakan penumpangnya. Bus-bus AKAP dan antar pulau sekarang tidak hanya menyediakan fasilitas AC, selimut, makan malam/snackataupun toilet, namun juga menyediakan fasilitas luxpada kabinnya. Layar LCD di setiap kursi, jenis kursi yang lebih nyaman sekelas pesawat terbang, bahkan dapur ataupun ranjang juga disediakan. Selain itu, jenis bus yang disediakan beberapa PO pun menggunakan mesin dan bodi bus yang cukup canggih.

Pelayanan kru yang sangat ramah juga menjadi “jualan” PO untuk menggaet kembali penumpangnya yang sempat berpaling. Ditambah dengan jenis bus double-deckersupermewah, masyarakat pun kembali melirik evolusi busAKAP. PO Gunung Harta yang melayani rute Jakarta-Surabaya- Malang, misalnya, telah memiliki bus mewah sejak dua tahun yang lalu. Saat ini PO Gunung Harta memiliki enam bus mewah yaitu dua dari Mercedes-Benz 2542 Double Axle dan empat lainnya Scania.

Enam bus mewah PO Gunung Harta ini memiliki 32 seatdengan pembagian seat2-2. Jarak antara kursi pun cukup lebar dengan penyangga kaki. Terlebih dengan LCD layar sentuh di setiap kursi yang memungkinkan penumpang untuk menikmati hiburan hanya dengan memutar musik atau film dengan flashdisk yang dibawa. Kegunaan lain juga, layar ini dapat mengisi ulang baterai ponsel. Bus mewah yang mematok tarif Rp320.000 ini juga menyediakan selimut, bantal, makan juga snack, toilet, dan ruang merokok.

“Kami terus meningkatkan fasilitas untuk menggaet penumpang kereta dan pesawat. Penumpang sebenarnya juga lebih senang naik bus karena langsung melewati daerah mereka,” ucap Direktur PT Gunung Harta Transport Solution I Gede Yoyok Santoso Selain fasilitas kabin, Yoyok menganggap pelayanan kepada penumpang juga menjadi faktor penting. Keramahan kru dan mudahnya mendapatkan tiket juga menjadi fokus PO Gunung Harta.

Pemesanan tiket hanya dengan menelepon lalu melakukan transfer dilanjutkan dengan pengiriman bukti transfer, maka tiket akan dikirim ke penumpang. Ke depan PO Gunung Harta bahkan menyediakan aplikasi untuk pemesanan tiket. Keputusan pemerintah untukmemusatkanoperasionalbus AKAP di Terminal Pulo Gebang memang menjadi kendala karena masih minim angkutan massal yang ke terminal baru tersebut.

Akibat itu, jumlah penumpang belum sesuai ekspektasi perusahaan. Namun, Yoyok mengaku optimistis ke depan akan kembali membaik seiring berfungsi penuhnya TerminalPulaGebang. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) juga mempunyai bus supermewah. Adalah PO Sempati Star yang menyediakan bus doubledeckerkeluaran Mercedes Benz OC 500 RF 2545 dan Scania K410 dengan rute Banda Aceh- Pekanbaru.

Untuk bus biasa atau satu lantai juga tidak kalah mewah, kelas paling tinggi mereka menyebutnya kelas nonstop yang hanya memiliki 21 seatdengan konfigurasi 2-1. Desain megah terlihat dari bus biasa ataupun bus tingkat agar lebih menarik perhatian para penumpang. Manajer PO Sempati Star Aven Rosch mengatakan, perusahaannya mengeluarkan bus mewah agar menarik penumpang lebih banyak sehingga mengurang kepadatan lalu lintas. “Kita sampai sediakan tempat tidur untuk penumpang. Empat bus double-decker milik kita bagian bawahnya terdapat empat seat dan dua tempat tidur. Kadang ada penumpang lelah untuk 12 jam perjalanan kita,” ucapnya.

Mengenai tarif, PO Sempati Star juga membedakan dalam beberapa kelas. Untuk doubledecker, bagian atas sebesar Rp250.000. Jika seat2-1, Rp270 ribu. Dek bawah dengan seat2-1 penumpang harus membayar Rp350.000, seat1-1 Rp430.000. Sementara penumpang yang memilihuntukmemakaitempat tidur dikenai biaya Rp440.000. Kisaran harga bus biasa mulai Rp180.000 - Rp230.000 sesuai kelasnya. Fasilitas terbilang seperti bantal selimut, TV berisi hiburan di masing-masing kursi, dan toilet. “Fasilitas makan tidak ada, tidak seperti bus malam di Jawa. Kami jalan terus tidak ada berhenti untuk transit atau makan,” tutur Aven.

PO Sempati Star tentu juga mengutamakan keselamatan selain kenyamanan. Terlebih untuk urusan pengemudi, Aven menjelaskan, mereka mempercayakan bus double-decker dibawa oleh pengemudi lama mereka dan mendapat pelatihan langsung dari Scania. Bus mewah milik PO Sempati Star memiliki rem yang nyaman karena menggunakan mesin bukan kampas. Selain itu, jenis bus matik meningkatkan kenyamanan. Kursi lebih lebar, empuk, dan sandaran kepala juga menjadi kelebihan bus ini.

Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia Kurnia Lesani Adnan mengatakan, inovasi yang dilakukan PO terkait dengan semakin ketatnya kompetisi tidak hanya dengan perusahaan sejenis, namun juga dengan kereta api dan pesawat terbang. Salah satu inovasi adalah menggunakan armada baru yang lebih mewah. “Nilainya memang cenderung lebih mahal. Tetapi, hal itu tidak menjadi persoalan selama masih mendapatkan respons positif dari masyarakat,” kata dia di Sentul, Jawa Barat.

Menurut Kurnia, kehadiran bus supermewah bukanlah fenomenal, namun bagian dari strategi dalam melakukan migrasi segmen pasar dan mindset konsumen. Tentu hal itu harus didukung oleh beberapa faktor seperti infrastruktur yang memadai, perkembangan ekonomi, serta teknologi yang semakin mumpuni. Perusahaan otobus tentu tidak mau investasinya di bus berkualitas jika infrastruktur jalan tidak memadai. Hal itu juga berlaku jika ternyata masyarakat tidak memiliki daya beli yang baik.

Penurunan jumlah penumpang bus pada musim Lebaran 2016 sebesar 12% menjadi indikator bahwa PO harus menata ulang strateginya. “Kita sebagai pengusaha harus melihatnya, mana yang bisa dimaksimalkan. Tetapi, kalau membuat strategi, pasti bisa,” kata dia. Sayangnya, pemerintah dinilainya belum memberikan perhatian yang lebih untuk mendukung PO terus berkembang salah satunya belum maksimalnya operasional Terminal PuloGebang, Jakarta.

“Akibatitu, load factor kami turun drastis menjadi sekitar 30% saja. Padahal, kondisi normal busa di kisaran 60-70%. Ini harus dicarikan jalan keluarnya,” harap dia. Inovasi bus juga terjadi di luar negeri. Di China, para insinyur mengembangkan bus yang dikenal dengan sebutan TransitElevatedBus(TEB). TEB dapat bergerak di jalanan, sementara mobil-mobil tetap dapat melintas di bawahnya layaknya terowongan.

Prototipe TEB diluncurkan saat Pameran Teknologi Tinggi Internasional Ke-19 di Beijing, China, tahun lalu. Saat itu TEB masih berada dalam tahap pengembangan. KepalapengembangTEBBai Zhimingmengatakan, kendaraan ini sistem transportasi inovatif. Moda transportasi ini juga hemat biaya dan ramah lingkungan. ”Pengembangannya dapat selesai dalam setahun,” ucapnya, dikutip CCTV. Di London, Inggris, bus sudah menjadi ikon. Sejak dulu bus di sana terkenal dengan warnanya yang merah. Namun, AEC Routemaster kini sudah meredup dan hanya beroperasi di satu rute.

Meski demikian, bus double-deckeritu tetap dikenal di dunia sebagai simbol Kota London. Bus di Amerika Serikat (AS) juga sebagian besar tidak kehilangan peminat meski masyarakat kelas menengah lebih memilih mengendarai mobil pribadi atau menggunakan pesawat. Selain lebih murah dan fasilitasnya memadai, jalurnya juga menyentuh wilayah pedalaman seperti kota-kota kecil atau hutan.

Ananda nararya/ hermansah/muh shamil