Edisi 05-06-2016
Lindungi Anak, Pemerintah Terapkan Rating Game


JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam waktu dekat akan menerbitkan peraturan menteri (permen) tentang rating game .

Melalui permen tersebut akan diatur tentang klasifikasi konten game yang sesuai dengan usia anak-anak. Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, rating tersebutdiperlukankarenaselamaini anak-anak tidak paham sehingga menggunakan game apa saja. Dengan melakukan penataan, anak-anak bisa terhindar dari permainan yang berbau kekerasan dan hal lain yang tidak sesuai dengan umurnya.

Selain itu orang tua akan dengan mudah mengontrol permainan apa yang tepat untuk anaknya. Melalui peraturan ini, nanti setiap game akan di-rating dengan angka 3+, 5+, 10+ hingga 18+. ”Jadi orang itu harus tahu bahwa (game) ini hanya dipakai untuk anak sampai usia 3 tahun misalkan. Ada yang 10 plus. Kalau di Indonesia kan batas anak-anak itu 18 tahun,” kata Rudiantara pada acara seminar literasi di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, kemarin.

Permen Kemenkominfo ini rencananya akan diterbitkan pada Juli 2016 sebelum Lebaran Idul Fitri. Dalam program ini Kemenkominfo menggandeng Kemendikbud, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan mengatakan, penataan konten game dengan menyesuaikan usia anak melalui rating penting dilakukan mengingat jenis permainan ini sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak.

Komisioner KPAI Erlinda mengatakan dampak game, terutama yang bersifat kekerasan sangat nyata memengaruhi anak. ”Perilaku anak bisa menjadi agresif jika mereka sudah adiktif terhadap game yang berbau kekerasan. Makanya ini (rating game) sangat baik untuk melindungi anak,” ujarnya kemarin.

KPAI menurut Erlinda sudah banyak menerima keluhan dari orang tua atas perubahan sikap anak yang diduga akibat pengaruh dari kebiasaannya mengakeses game kekerasan. Dorongan kepada pemerintah untuk membuat peraturan soal rating game ini diakui salah satunya karena adanya keluhan orang tua tersebut.

Hasyim ashari