Edisi 12-01-2017
10 Destinasi Wisata Didukung Bandara Internasional


JAKARTA - Sepuluh destinasi wisata prioritas akan didukung keberadaan bandara internasional. Perbaikan infrastruktur penerbangan tersebut diharapkan membantu peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman).

Saat ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus berkoordinasi untuk mempercepat pengembangan beberapa bandara di Tanah Air. MenteriPariwisata(Menpar) Arief Yahya menegaskan pentingnya aksesibilitas dan konektivitas terutama transportasi udara dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia.

“Sepuluh destinasi prioritas itu bandaranya harus internasional. Bandara di Belitung sedang dalam prosesmenujukesana. Mungkin kuartal I ini sudah berjalan,” ujar Menpar di Jakarta, kemarin. Destinasi wisata Tanjung Kelayang di Belitung merupakan satu dari sepuluh destinasi wisata prioritas atau diistilahkan “Bali Baru”.

Destinasi lain yang sama-sama dikembangkan adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Candi Borobudur dan sekitarnya, Gunung Bromo, Mandalika (Lombok), Pulau Komodo dan Labuan Bajo, Pulau Wakatobi, dan Pulau Morotai. Anggota Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar di Belitung Larasati Sedyaningsih mengungkapkan, saat ini Bandara HAS Hananjoeddin di Belitung sedang direnovasi agar bisa didarati pesawat langsung dari mancanegara.

“Persiapan menuju bandara internasional terus dilakukan. Beberapa bagian sudah selesai, seperti ruang tunggu, ruang imigrasi, tempat menurunkan bagasi, dan lainnya. Beberapa bagian masih dalam tahap penyelesaian. Akhir Januari 2017 ini sudah bisa diresmikan,” ungkapnya.

inda susanti