• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Tingkatkan Premi, ASEI Gandeng ACA

Direktur Utama PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) Zaafril Razief Amir (kiri) dan Direktur Utama PT Asuransi Central Asia Hailamsah Teddy bertukar naskah seusai penandatanganan MOU kerja sama penutupan asuransi dan reasuransi di Jakarta, kemarin. Kerja sama tersebut akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak baik di bidang penutupan asuransi kerugian umum dan asuransi keuangan.

JAKARTA – PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) melakukan kerja sama penutupan asuransi dan reasuransi dengan PT Asuransi Central Asia (ACA).

Melalui kerja sama tersebut, ASEI berharap dapat berbagi 20% premi kepada ACA. Berbeda dengan kerja sama ko-asuransi yang spesifik pada proyek tertentu, dengan kerja sama tersebut kedua perseroan akan berbagi semua bisnis. Seperti penutupan asuransi kerugian, asuransi suretyship dan asuransi kredit.

”Kita punya banyak produk, ACA juga jadi tidak perlu produk bersama, klien dan market beda-beda dengan sinergi kita bisa melakukan peningkatan kapasitas pada ujungnya bisa meningkatkan pendapatan masing-masing,” ujar Direktur Utama ASEI Zaafril Razief Amir di Jakarta kemarin. Menurut dia, kerja sama tersebut membuka peluang bagi perseroan untuk ikut menggarap bisnis asuransi umum, di mana ACA lebih kuat di bisnis tersebut. Sementara, ACA dapat menggarap bisnis asuransi surety bond dan asuransi ekspor yang menjadi keahlian ASEI.

”Kita asuransi surety ada, tapi kecil,” kata Presiden Direktur ACA Teddy Hailamsyah. Teddy juga tidak menampik, perseroan dapat memperbesar kontribusi sektor korporasi melalui kerja sama dengan ASEI tersebut. Menurut Teddy, kerja sama semacam itu baru pertama kali dilakukan antara perusahaan asuransi umum. Lazimnya, kerja sama seperti itu hanya dilakukan oleh perusahaan asuransi umum dengan perusahaan reasuransi.

Dengan kerja sama tersebut, kedua belah pihak berharap terjadi peningkatan kapasitas asuransi dalam negeri. Apalagi, tambah Zaafriel, sebesar 90% premi asuransi selama ini lari ke luar negeri. Sehingga, tidak menutup kemungkinan ada asuransi lain yang ingin bergabung. ria martati

Popular content