• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Kebakaran Di Pasar Baru OKU- Ratusan Kios dan Lapak Ludes

Petugas PBK berusaha memadamkan api yang melalap ratusan kios dan lapak di Kompleks Pasar Baru, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), tadi malam.

BATURAJA– Ratusan kios dan lapak di Kompleks Pasar Baru, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) tadi malam, ludes dilalap sijago merah.

Teriakan histeris disertai tangisan warga dan pedagang yang memintapertolonganmembuat suasana kian mencekam. Informasi di lapangan menyebutkan, dugaan sementara sumber api bermulai dari sebuah los tempat jual ikan, yang dipicu akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting). Mengantisipasi penjarahan, terlebih listrik di lokasi kebakaran yang sengaja dipadamkan guna menghindari hal-hal tak diinginkan, petugas dari Polres OKU dan anggota Kodim 0403/ OKU memperketat pengamanan disamping ikut mengevakuasi warga dan pedagang yang tempatnya terbakar.

Nampak Pjs Kapolres OKU AKBP Mulyadi memimpin langsung proses pemadaman dan evakuasi. Namun, api yang terlanjur membesar, kian sulit diatasi. Bahkan, kehadiran warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian, tidak sedikitpun membantu memadamkan api yang dengan cepat merambat ke bangunan lainnya yang berdekatan. “Awas minggir, nanti kena api,” teriak salah seorang anggota Polres OKU sembari membantu petugas PBK menyemprotkan air ke arah kerumunan warga.

Hal itu terpaksa dilakukan, karena sebagian besar warga terlihat hanya sibuk berfoto ria di lokasi kebakaran tanpa memikirkan risiko dari perbuatannya itu. Setelah lebih kurang dua jam, barulah api bisa dijinakkan. Menurut Aman, 35, warga pendatang, sebelum api berkobar, sekitar pukul 18.30 WIB, persisnya seusai salat magrib, dia melihat kepulan asap tebal membumbung di atas lapak dan kios yang terbakar. “Awalnya saya kira hanya bakaran sampah. Tetapi, lama-kelamaan kok timbul api dan langsung membesar. Apa penyebabnya, saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara seorang pemilik kios yang terbakar, Dedi mengaku, tidak banyak barang dagangannya yang dapat diselamatkan, sebab api begitu cepat menjalar. Dia sendiri belum bisa menaksir berapa besar kerugian yang dialaminya, karena masih shock atas musibah yang menimpanya. “Semua bangunan habis terbakar. Dagangan saya hanya sebagian yang berhasil diambil, selebihnya terbakar,” ungkapnya lirih. Rian, salah satu pemilik kios di Kompleks Pasar Baru merasa bersyukur karena bangunan miliknya belum sempat dijilat sijago merah.

“Kalau kios yang mengarah ke Polres lama, ratarata tidak ada yang terbakar, termasuk kios milik saya. Tapi, bagian dalam (pasar) dan yang mengarah ke Bank Sumsel Babel, sepertinya habis,” tukasnya. Pjs Kapolres OKU AKBP Mulyadi mengatakan, pihaknya belum bisa berandai-andai soal penyebab kebakaran tersebut. “Besok (hari ini), kita akan meminta bantuan Tim Labfor Polda Sumsel, untuk mencari tahu apa penyebab kebakaran. Ditaksir ada kurang lebih 150 kios yang terbakar,” ujarnya. ibrahim arsyad 

Popular content