• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Tunjangan Sertifikasi Terganjal SK

SALATIGA – Surat Keputusan (SK) Penerimaan Tunjangan Sertifikasi milik ratusan guru SD, SMP, dan SMA di Kota Salatiga hingga kemarin belum jadi. Akibatnya, mereka tidak dapat mencairkan tunjangan sertifikasi triwulan pertama 2013.

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Salatiga Umi Irmaningsih mengatakan, SK masih diproses di Dirjen Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hingga kemarin guru yang bisa mencairkan tunjangan sertifikasi pada April hanya 461 orang.

Menurutnya, sistem pencairan tunjangan sertifikasi 2013 berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini pengurusan SK sertifikasi guru bisa dilakukan dengan sistem online. Persyaratan yang dibutuhkan bisa dikirim ke Kemendikbud melalui Daftar Pokok Pendidik (Dapodik) melalui internet.

Sehingga para guru bisa mengecek langsung data mereka apakah masih memenuhi persyaratan atau tidak. ”Jadi para guru bisa mengecek langsung data mereka melalui internet di alamat yang telah dibuat Kemendikbud,” ujar Umi kemarin.

Kepala Seksi Dikdas Nurudin menjelaskan, dengan adanya sistem baru tersebut, pengurusan SK sertifikasi guru ditangani oleh Seksi Dikdas dan Seksi Pendidikan Menengah (Dikmen). Seksi Dikdas menangani guru SD dan SMP. ”Saat ini jumlah guru SD dan SMP yang mengurus SK sertifikasi sebanyak 600 orang. Namun SK-nya sudah jadi baru 417 orang. Dan mereka sudah mencairkan tunjangan sertifikasi,” ungkapnya.

Bagi guru yang belum memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan Dapodik untuk guru SD dan SMP, ditunggu hingga Mei untuk melengkapi persyaratan. ”Barangkali ada kekurangan. Seperti jumlah jam mengajar misalnya. Sesuai ketentuan, jumlah jam mengajar guru yang mengajukan sertifikasi minimal 24 jam dalam satu minggu. Jika saat ini sudah mengajar selama 24 jam dalam satu minggu, data tersebut bisa disusulkan,” kata Nurudin.

Sementara itu, guru SMA yang mengurus SK Sertifikasi sebanyak 552 orang. Namun, sejauh ini baru turun 11 SK. Artinya, dari 552 orang guru SMA yang sudah bisa mencairkan tunjangan sertifikasi hanya 11 orang. Kasi Dikmen Ratna Susiani menyatakan sistem yang digunakan oleh Kemendikbud untuk mengurus SK Sertifikasi guru SMA yakni Paket Alokasi Sekolah (PAS).

Kendalanya adalah ketika para guru PNS SMA/- SMK input data ke pusat sampai sekarang ini belum ada input balik dari Kemendikbud sehingga guru SMA/SMK yang tersertifikasi belum bisa melihat kepastiannya.

”Saya bingung dengan masalah ini, padahal pencairan sertifikasi berdasarkan keluarnya SK Penerimaan Tunjangan Sertifikasi dari P2TK. Meski demikian, sebelum ada input balik dari Kemendikbud mereka tetap tidak bisa mencairkan tunjangan sertifikasi,” paparnya. angga rosa

Popular content