• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Hadi Prabowo Legowo

SEMARANG– Calon Gubernur (Cagub) Hadi Prabowo legowo atas pencopotan dirinya sebagai Komisaris Utama Bank Jateng. Dia juga mempersilahkan masyarakat menilai kasus itu.

“Biarkan masyarakat yang menilai. Saya legowo,” katanya kemarin. RUPS dihadiri 31 orang dari mulai komisaris, termasuk beberapa bupati/ wali kota di Jateng. Komisaris Bank Jateng Sriyadhi juga ikut dicopot. Rapat ini juga memutuskan Direktur Utama Bank Jateng Haryono kembali diperpanjang jabatannya untuk satu tahun kedepan, tepatnya sebelum memasuki masa pensiun pada Desember 2013.

Wakil Ketua Komisi C (bidang Keuangan) DPRD Jateng, Masruhan Samsurie, menegaskan jabatan direktur utama Bank Jateng yang diperpanjang sampai dua kali jelas melanggar aturan. “Sebab, sesuai aturan AD/- ART, perpanjangan hanya dilakukansatukali. Semuainipastiada kepentingan politik Bibit sebagai incumbent,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo membantah telah menzalimi Hadi Prabowo terkait dengan pencopotan Komisaris Utama Bank Jateng tersebut. “Jiwa saya tidak seperti itu, saya tidak pernah menzalimi Pak Hadi Prabowo, beliau itu saudaraku dan sahabatku. Sejak dulu saya rukun,” jawabnya.

Menurut Bibit, pencopotan Hadi Prabowo sebagai Komisaris Utama Bank Jateng itu sudah sesuai prosedur RUPS. “Itu juga bukan keputusan Gubernur saja tapi keputusan pemegang saham yang sudah dikomunikasikan dan sesuai anggaran dasar rumah tangga.”

Anggota KPU Jateng Nuswantoro Dwiwarno mengatakan Hadi Prabowo pada awal pendaftaran cagub telah menandatangani formulir bersedia mundur dari jabatan komisaris atau pun direksi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Ada salah satu formulir pendaftaran calon yang telah ditandatangani. Jadi setelah ditetapkan menjadi calon (gubernur), bersedia mengundurkan diri dari komisaris atau direksi dari BUMD atau BUMN yang dibiayai oleh negara, “ ujarnya. Menurutnya, Hadi Prabowo sudah mengetahui hal itu karena persyaratan tersebut telah diatur oleh KPU. arif purniawan/ muh slamet

Popular content