• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Branch Manager Kharisma Sentosa Cabang Makassar Zamzami - Kemacetan Tak Pengaruhi Pasar Otomotif Sulsel

PERTUMBUHAN penjualan otomotif di Sulsel terbilang tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Penjualan mobil di daerah ini mencapai 2.000 unit setiap bulannya dimana 1.200 unit di antaranya terjadi di Makassar.

Tak heran jika pebisnis otomotif menyasar Kota Daeng, salah satunya PT Kharisma Sentosa. Salah satu diler Daihatsu terkemuka yang membuka cabang sejak tiga tahun silam di Jalan Gunung Latimojong Nomor 78 A Makassar. Peningkatan daya beli masyarakat kelas menengah di Sulsel adalah salah satu alasannya.

Meski terbilang pemain yang baru, namun telah mampu merebut pasar otomotif di Kota Anging Mammiri. Bagaimana strategi bisnis yang dijalankan, berikut penuturan Kepala Cabang Kharisma Sentosa Makassar Zamzami kepada Wartawan KORAN SINDO Syamsu Rizaldan Adwit B Pramonodi sebuah café di Mal Ratu Indah Makassar, pekan lalu.

Kapan PT Kharisma Sentosa membuka cabang di Makassar?

PT Kharisma Sentosa Cabang Makassar berulang tahun ketiga pada 15 Mei. Jadi, kami launching kantor baru di Makassar pada 15 Mei 2010 silam. Nah, dalam perjalanan selama tiga tahun itu, penjualan cukup lumayan, boleh dibilang oke. Kami sudah menembus angka penjualan sampai 80-an unit setiap bulan. Menurut saya, dengan angka itu untuk pemula, diler yang baru masuk di Makassar oke-lah. Perlu kami sampaikan, kami buka outletdi Kabupaten Maros yang merupakan cabang Makassar dan efektif mulai 1 Mei.

Apa alasannya memilih Makassar?

Itu karena marketdi Sulsel yang tumbuh terus atau mengalami growth. Kalau dirata-ratakan penjulan mobil di Makassar 1.200-an unit setiap bulan. Sedangkan, di kabupaten di luar Makassar sekitar 800 unit. Jadi, jika dirata-ratakan di Sulsel, sebanyak 2.000-an unit dari semua merek, semua brandsetiap bulan. Nah, peluang itu yang kami tangkap. Sebenarnya di Makassar, sudah ada dua diler Daihatsu, yakni Astra Daihatsu, dan Jujur Jaya Sakti (JJS). Adapun MRM berada di kabupaten di luar Makassar.

Karena itu, pihak ATPM Daihatsu memberi izin kepada Kharisma Sentosa untuk membuka cabang di Makassar. Yah, Kharisma Sentosa, ibaratnya sebuah armada baru Daihatsu di Makassar. Kharisma juga ada di kota lain seperti Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Khusus di Indonesia bagian timur (IBT), ada empat kota yakni Manado, Palu, Kendari, dan Makassar. Makassar baru mendapatkan izin pada 2010. Jadi, kalau ditanya latar belakang membuka cabang di Makasar, itu karena market yang tumbuh terus.

Bagaimana gambaran market di Makassar dibandingkan kota lain?

Kalau dibandingkan dengan kota lain, seperti Jakarta tentu saja lebih tinggi. Jakarta berkontribusi penjualan mobil kurang lebih 40- 50% secara nasional. Selanjutnya wilayah Sumatera. Adapun Indonesia tmur juga termasuk lumbung untuk penjualan mobil. Uniknya di kawasan timur, pasar tumbuh karena banyak yang bikin event di Makassar. Sehingga daya beli naik, makanya growthterus meningkat.

Apa program khusus yang dijalankan Kharisma dalam melakukan panetrasi pasar?

Program kami mengacu pada apa yang dilakukan di tingkat nasional dan wilayah. Jadi, apa yang dilakukan oleh nasional, cabang juga ikut dengan induknya. Misalnya bulan ini ada program PUAS, artinya Pilih Uang Atau Emas. Jadi, bagi konsumen yang beli mobil Daihatsu, beli di diler atau cabang manapun, ikut dalam program tersebut. Tidak ada program spesial di Cabang Makassar karena ikut program nasional. Karena kami satu gerbong, itu pula yang membuat penjualan kami tetap stabil.

Dalam penjualan, varian Daihatsu yang paling berkontribusi?

Kalau mau dipersentasekan, kontribusi Xenia yang paling besar yakni sekitar 50%. Selanjutnya, sekitar 30% sampai 35% pick up. Adapun Terios 15%, dan selisihnya Sirion dan minibus. Jadi, yang menjadi tulang punggungnya Daihatsu di Indonesia saat ini adalah Xenia, Pick Up, dan selanjutnya Terios.

Analisa Anda, mengapa konsumen cenderung memilih Xenia?

Kalau saya gambarkan garis besarnya, Xenia adalah produk yang lahir 2004, bergabung dengan saudaranya Toyota Avanza. Sebelum diluncurkan, orang Jepang datang ke Indonesia untuk melakukan riset tentang kebutuhan mobil masyarakat Indonesia. Riset dilakukan untuk mengetahui kira-kira penduduk Indonesia itu butuh mobil yang seperti apa sih.

Intinya bahwa penduduk Indonesia cenderung membutuhkan mobil yang harganya terjangkau, kapasitas muatnya oke, modelnya oke, irit bahan bakar. Maka lahirlah Xenia pada 2004 sampai sekarang All New Xenia. Kerena Xenia sudah teruji di pasar, harga kompetitif, model oke sehingga mengalami perubahan untuk menjawab keinginan konsumen.

Kini, ATPM berlomba memproduksi jenis baru. Apa tanggapan Anda?

Memang pasar sekarang kompetitif dalam artian semua brand meluncurkan newproduk. Tapi, Daihatsu memiliki segmentasi tersendiri. Jadi, menyikapi kondisi pasar sekarang, kami tetap ada patokan segementasi targetingyakni kelas menengah ke bawah. Jadi, kami upayakan konsumen tidak “kabur” ke brand yang lain dengan membuat penawaran yang baik untuk mempertahankan loyalis. Contohnya program PUAS, bunga murah, dan angsuran murah.

Bagaimana dengan program mobil murah?

Kami kanada Daihatsu Ayla, memang sebenarnya belum putus dari pemerintah pusat karena kami lagi meminta regulasi pemotongan atau subsidi pajak. Salah satu ketentuan, kontennya lokal, irit bahan bakar, mobil berkonsep murah dan ramah lingkungan atau low cost and green(LGCC), ini belum kelar. Kalau tidak ada aral melintang, Insya Allah Juni akan keluar. Harga Ayla di Makassar bisa Rp 80 juta sampai Rp 100 juta OTR.

Kalau harga segitu, bisa dibayangkan daya beli masyarakat di Sulsel akan naik karena orang akan cenderung mencoba mobil baru. Sekarang ini indent-nya lumayan. Kami berharap konsumen sabar menunggu hingga Juni. Tinggal tunggu ekesekusi aja.

Makassar dicap sebagai kota macet dengan 36 titik setiap hari. Apakah berpengaruh pada penjualan mobil?

Kalau melihat kaitan kondisi macet dengan volume penjualan, kita gak ada. Karena jika melihat total penjualan setiap bulan itu terus naik. Pada 2012 rata-rata 1.189 per bulan, dan dalam tiga bulan terakhir ini mengalami kenaikan. Jadi, menurut saya kurang berpengaruh juga antara kemacetan dengan orang beli mobil. Saya melihatnya penjualan dipengaruhi oleh daya beli masyarakat. Kalau ekonomi masyarakat meningkat, daya beli juga naik.

Bagaimana dengan rencana kenaikan BBM tahun ini yang dibatasi pada mobil pribadi?

Sejauh ini, rencana kenaikan BBM belum berpengaruh. Tapi, ada poin penting juga, jika infrastruktur bagus, jalan tidak macet, maka sektor otomotif juga akan naik, growthnaik.

Apa rencana Kharisma Sentosa dalam waktu dekat ini? P

rogram ke depan yang ada di depan mata, Daihatsu akan mengagendakan sebuah program yakni konsumen yang akan tukar tambah atau tracking. Jadi, jika punya mobil tapi sulit untuk tukar ke mobil baru akan kami bantu. Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk selanjutnya membeli mobil baru. Rencana ini masih dalam penggodokan, dan sedang dipikirkan masak-masak. (*)

Popular content