• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Densus Tangkap Empat Terduga Teroris di Lampung

BANDARLAMPUNG – Penggerebekan jaringan teroris berlanjut. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri pada Kamis hingga Jumat kemarin menyergap terduga teroris di sejumlah tempat di Lampung.

Hasilnya, mereka berhasil menangkap empat orang. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, terduga teroris di Lampung masih terkait dengan jaringan teroris di Jawa Tengah dan Jawa Barat yang diobrak- abrik sebelumnya. Polisi juga mengidentifikasi kelompok tersebut terlibat perampokan sebuah bank di wilayah tersebut.

“Empat yang ditangkap diduga membantu perampokan bank di Lampung,” ujar Boy kepada wartawan di Jakarta kemarin. Berdasarkan keterangan Polda Lampung, penangkapan teroris dilakukan di beberapa tempat. Pada Kamis (9/5) sekitar pukul 21.00 WIB, Densus menyergap dua terduga teroris di Jalan Yos Sudarso, Bandarlampung.

Keesokan harinya, Jumat pukul 05.30 WIB, Densus menangkap seorang terduga teroris di Sukoharjo, Pringsewu, Tanggamus, dan kemudian sekitar pukul 09.00 WIB aparat kembali menangkap seorang terduga teroris di Karanganyar, Lampung Selatan. “Situasi saat ini masih dalam pengembangan Densus 88 dengan Ditkrimum Polda Lampung,” ujar Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih di Bandarlampung kemarin.

Selain melakukan penangkapan dan penggerebekan di Lampung, polisi juga melakukan sejumlah penggeledahan di dua tempat di Jawa Barat. Tim Densus 88 Antiteror dibantu Polres Bandung selama tiga jam, mulai pukul 10.30 WIB, menggeledah rumah terduga teroris Budi Syarif alias Angga di Gang Kelana, Kampung Sukamulya, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Adapun di Kota Cimahi, tim Inafis Polda Jawa Barat dan Satreskrim Polresta Cimahi dan Polrestabes Bandung menggeledah ruko Sindangsari Baru BlokC, tepatnya diJalanSindang Sari Barat RT 03/27, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan. Penggeledahan yang dilakukan terkait penggerebekan diCigondewah dan Babakan Sari. Hanya apa hasil penggeledahan, belum diketahui.

Seperti diketahui, sebelumnya sejak Selasa (7/5) dilakukan penggerebekan di Jakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Kendal, dan Kebumen. Dalam operasi besar-besaran tersebut, polisi meringkus 20 terduga teroris, tujuh orang di antaranya tewas. Menurut Mabes Polri, puluhan terduga teroris yang diringkus tersebut diketahui pernah mengikuti pelatihan militer di Poso, Sulawesi Tengah.

Salah satunya di markas pelatihan teror di Dusun Tamanjeka, Poso. Para terduga teroris yang masih terkait jaringan Abu Omar, pemasok senjata api dari Filipina, merupakan wajah baru atau belum diketahui terlibat dalam aksi teror. Keterlibatan mereka yakni ikut mengumpulkan dana untuk aksi teror.

Berdasarkan data Mabes Polri, mereka sebelumnya telah merampok bank di sejumlah tempat, toko emas di Tambora, Jakarta Barat, Kantor Pos dan Giro Bandung, serta percobaan pembakaran di Pasar Glodok, Jakarta Pusat. Total hasil rampokan mereka di sejumlah bank Rp1,8 miliar.

Gunakan Bahan Kimia

Teroris di Indonesia tidak lagi mengandalkan bom, tetapi sudah memakai bahan kimia. Inilah peringatan yang disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbai terkait rangkaian penyergapan terduga teroris belakangan ini. “Kalau ingat pada 2012 ada juga di Solo, yang arsipnya dimusnahkan, namun masih luput dari perhatian. Sekarang mulai muncul modus dengan kimia.

Kelompok Abu Omar ini juga termasuk menggunakan racun,” ujar Ansyad di Jakarta kemarin. Pelaku teror yang tertangkap di sejumlah daerah di Jabar dan Jateng, lanjutnya, sudah merencanakan membakar pusat perbelanjaan di Glodok, Jakarta Barat. Untuk misi ini, mereka akan menggunakan cairan kimia. ● rahmat sahid/ sindonews.com/ant

Popular content