• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    33 °C

  • Diperkirakan Badai Petir

    Surabaya

    Diperkirakan Badai Petir
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    27 °C

  • Diperkirakan Badai Petir

    Yogyakarta

    Diperkirakan Badai Petir
    30 °C

  • Diperkirakan Badai Petir

    Surabaya

    Diperkirakan Badai Petir
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    32 °C

  • Diperkirakan Badai Petir

    Padang

    Diperkirakan Badai Petir
    31 °C

Aliansi LSM Ancam Adukan KPU Sumsel ke DKPP

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel terus diserang. Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi LSM menyatakan akan mengadukan KPU Sumsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Tuduhannya, KPU Sumsel tidak professional dalam menjalankan tugasnya selaku penyelenggara pemilu. Direktur Lintas Politika selaku juru bicara aliansi LSM, Kemas Khoirul Mukhlis menyatakan ketidakprofesionalan itu tergambar dalam sikap KPU yang tetap mencetak surat suara meski banyak masalah.

Menurut dia, sebelum melakukan pencetakan surat suara Pilkada Sumsel, adalah, belum jelasnya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Sumsel sebesar 5.820.453 jiwayang mendapat penolakan dari Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Sumsel hingga partai politik pengusung pasangan calon. “Selain itu, persoalan administrasi dan kontrak pencetakan surat suara tersebut, berdasar informasi yang kami dapat, hingga saat ini belum selesai, dan tak sesuai prosedur,” papar Mukhlis, kemarin.

Dia mengungkapkan, pihak sekretariat KPU Sumsel, selaku pemegang kuasa anggaran KPU Sumsel, hingga saat ini belum pernah sekalipun menandatangani kontrak ataupun penunjukan perusahaan pemenang tender pencetakan surat suara, yang dilakukan di sebuah perusahaan percetakan di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) tersebut.

Bawaslu Sumselpun, kata dia hingga saat ini juga belum sama sekali mendapat pemberitahuan resmi dari KPU Sumsel, tentang dimulainya proses pencetakan surat suara yang semestinya mulai dilakukan, Minggu (12/5), kemarin. “Seharusnya pun, ada koordinasi yang jelas antar penyelenggara pemilu sehingga tidak menimbulkan ekses negatif di tengah masyarakat,” papar Mukhlis lagi.

Sebelumnya, komisioner KPU Sumsel Divisi Logistik dan Keuangan, Kelly Mariana menyatakan proses pencetakan surat suara Pilkada Sumsel dilakukan, oleh sebuah perusahaan percetakan yang berlokasi di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) mulai Minggu (12/5).

KPU menurut dia telah berkoordinasi dengan Bawaslu mengenai proses ini. “Sejumlah staf KPU Sumsel, pihak keamanan, dan Bawaslu Sumsel, telah berada di Purwokerto, untuk mengawasi proses awal pencetakan surat suara tersebut,” tukas Kelly. dedy sagita

Popular content