• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Pembangunan Banyuasin Mesti Diteruskan

PANGKALAN BALAI - Dukungan dan keinginan untuk meneruskan pembangunan Kabupaten Banyuasin terus disuarakan oleh masyarakat Banyuasin.

Keberhasilan Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed dalam memimpin kabupaten Banyuasin selama 10 tahun terakhir mesti diteruskan kandidat yang memiliki visi dan misi pembangunan yang sama. Kandidat yang memiliki visi dan misi pembangunan tersebut yakni nomor urut 1. Tokoh masyarakat Banyuasin Basri Naim mengatakan, pembangunan di Banyuasin selama kepimpinan Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed sudah menunjukkan hasil yang baik.

Awal pembangunan dengan dana yang terbatas, Bupati Amiruddin telah meletakkan pondasi pembangunan bagi kebutuhan dasar masyarakat Banyuasin. Oleh karena itu, pembangunan dengan visi dan misi yang sama dengan Bupati Amiruddin Inoed mesti dilanjutkan oleh pemimpinan ke depan. “Kandidat yang konsisten dengan visi dan misi yang sama yakni nomor urut 1, Yan Anton Ferdian dan SA Supriono,” katanya kemarin.

Dia mengatakan, kabupaten Banyuasin memiliki masyarakat yang heterogen, mulai dari masyarakat asli dan masyarakat pendatang yang sebagian besar datang melalui program transmigrasi di Banyuasin. Untuk itu, diperlukan pemimpin yang mampu menyatukan keberagaman dan perbedaan suku, adat, rasa dan agama (SARA) masyarakat di Banyuasin. Bukan sebaliknya untuk memecah persatuan dan kesatuan Banyuasin.

“Karena itu yang terpenting visi dan misinya, bukan asalnya. Kondisi inilah yang sering dimanfaatkan oleh sejumlah orang yang belum begitu paham,” sambungnya. Dikatakan dia lagi, pembangunan di Banyuasin dengan landasan pertanian telah mampu membawa Kabupaten Banyuasin menjadi kabupaten yang memiliki produksi beras tertinggi di Sumsel. Pembangunan pertanian ini masih memiliki tantangan ke depan, yakni menciptakan sistem pengairan dan irigasi yang lebih baik.

Sehingga, pemimpin yang menggantikan Bupati Amiruddin, juga paham akan pembangunan yang dimulai dari desa. Untuk kemudian, kemakmuran rakyat dan daerah dapat terwujud, jika masyarakat desa telah mandiri. “Program atas kebutuhan dasar masyarakat ini sudah baik, pemenuhan pendidikan, ada PKPM hingga upaya masyarakat makmur dengan pembangunan insfrastuktur, baik jalan dan jembatan,” ungkapnya.

Pemilik lembaga masyarakat bidang pendidikan ini mengatakan, pembangunan di Banyuasin yang dijalankan pemerintah meski mendapatkan dukungan dari masyarakat. Masyarakat yang paham akan program pembangunan ke depan, masyarakat yang adil dan makmur, masyarakat yang menghendaki persatuan dan kesatuan. “Biarlah masyarakat yang menentukan siapa pemimpin yang terbaik, masyarakat jangan dipecah belah,” ujarnya.

Sementara itu, sambung dia, jika masyarakat menginginkan pasangan Yan Anton Ferdian maju maka hal tersebut hal yang wajar. Dalam negara demokrasi seperti ini, dalam UUD diatur mengenai hak yang sama untuk dalam berpolitik. Setiap orang memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih, “Jadi tidak diatur jika anak Bupati tidak boleh memimpin lagi. Jika visi danmisipembangunannya baik, wajar saja dan masyarakat yang akan memilihnya,” tukas dia.

Tokoh masyarakat perairan Banyuasin, Masyur Adok mengungkapkan hal yang sama. Menurut tokoh masyarakat Bugis ini, masyarakat yang hidup di Banyuasin sudah sangat heterogen. Dengan landasan pembangunan berupa pertanian, Banyuasin memerlukan pemimpin yang memiliki visi dan misi yang sama seperti yang telah diletakkan Bupati Banyuasin, Amiruddin Inoed.

Banyuasin membutuhkan pemimpin yang muda, energik dan konsisten dengan pembangunan yang sudah dilakukan di Banyuasin selama ini. “Kandidat yang pas untuk itu, yakni nomor urut 1, Yan Anton Ferdian. Di usia muda, dia sudah mengerti bagaimana membangunan Banyuasin yang sudah memiliki pondasi dasar pembangunan yang pas,” tandasnya. (adv)

Popular content