• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Bawaslu Pusat Evaluasi Jajarannya di Sumsel

PALEMBANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat berjanji segera mengevaluasi kinerja jajarannya di tingkat Sumatera Selatan (Sumsel), terkait dilaporkannya Bawaslu Sumsel ke Polda Sumsel oleh salah satu pasangan calon pada Pilkada Sumsel beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Bawaslu Nasrullah mengatakan, pada prinsipnya, Bawaslu berharap apa pun permasalahan terkait ketidakpuasan terhadap kinerja lembaga penyelenggara pemilu, termasuk Bawaslu di tingkat Sumsel, agar diarahkan ke ranah kode etik. Untuk itu, Bawaslu Pusat sangat mempersilakan. “Jika ada (jajaran) yang dilaporkan, Bawaslu (pusat) tentunya akan mengambil sikap dengan melakukan evaluasi. Terkait apa dan bagaimana Bawaslu provinsi (Sumsel) serta jajaran di bawahnya melakukan kewenangan mereka,” tutur Nasrullah di Palembang beberapa waktu lalu.

Menurut Nasrullah, apa pun bentuk ketidakpuasan itu, yang terpenting dijaga dan dijunjung tinggi oleh penyelenggara pemilu, dalam hal ini Bawaslu Sumsel, adalah netralitas. “Penyelenggara pemilu harus mampu menjaga wilayah independensi dan integritasnya,” ujar dia. Untuk itu, pihaknya akan melihat bagaimana Bawaslu Sumsel bekerja selama ini, termasuk persoalan dilaporkannya Bawaslu Sumsel ke Polda Sumsel. “Karena kami baru mengetahui juga hal ini,” kata Nasrullah.

Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan, melalui rakor pengawasan yang digelar Bawaslu, pihaknya berharap seluruh pemangku kepentingan terhadap pengawasan Pilkada Sumsel, 6 Juni nanti, dapat menyamakan visi-misi bahwa pengawasan yang mesti dilakukan Bawaslu hendaknya lebih mengedepankan pola pengawasan preventif. Sebelumnya, Sekretaris Tim Kampanye pasangan ESP-WIN, sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Fahlevi Maizano, Sabtu (4/5) silam, mengakui telah melaporkan pihak Bawaslu Sumsel ke Polda Sumsel.

Mereka menilai Bawaslu Sumsel telah melakukan perusakan terhadap alat sosialisasi milik pasangan kandidat nomor urut 1 tersebut. Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi Nomor. TBL/279/V/2013/Sumsel. “Saya bersama tim advokasi pasangan ESP-WIN telah datang ke Polda Sumsel untuk laporkan pihak Bawaslu (Sumsel),” ujar politisi PDIP Sumsel ini. dedy sagita

Popular content