• Diperkirakan Badai Petir

    Jakarta

    Diperkirakan Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Merata

    Surabaya

    Mendung Merata
    31 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    28 °C

  • Badai Petir

    Yogyakarta

    Badai Petir
    28 °C

  • Mendung Merata

    Surabaya

    Mendung Merata
    31 °C

  • Diperkirakan Turun Hujan

    Makassar

    Diperkirakan Turun Hujan
    30 °C

  • Mendung Sebagian

    Padang

    Mendung Sebagian
    31 °C

KPU Sulsel Dilaporkan ke DKPP - Terkait Kisruh Seleksi Calon Anggota KPU Selayar

MAKASSAR– Kisruh seleksi komisioner KPU Selayar berbuntut panjang. Tiga calon anggota KPU daerah kepulauan itu melaporkan komisioner KPU Sulsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kemarin.

Ketiga calon komisioner yang mengadukan anggota KPU Sulsel, yakni Andi Arpin, Patta Undjung, dan Andi Dewantara. Laporan pengaduan mereka ke DKPP bernomor 142/IV-P/LDKPP. Salah satu masalah yang menjadi materi aduan mereka, KPU Sulsel dianggap tidak memiliki komitmen dan konsistensi dalam menjalankan keputusan yang dibuatnya sendiri. Sebelumnya pleno penetapan jadwal uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU Kepulauan Selayar tertanggal 21 Mei dan 12 Juni lalu.

“Yang menjadi masalah, karena kami sudah dua kali diundang wawancara,” ujar Arpin kemarin. Mantan Ketua KPU Selayar yang sebelumnya masuk 20 besar calon anggota KPU Selayar dan Sulsel, Zulfinas Indra, menyebut bahwa selama hampir dua bulan menjabat, komisioner KPU Sulsel semakin menunjukkan sikap inkonsistensi. Dia juga menyebut kondisi ini tidak lepas dari kuatnya intervensi dari pemerintah Selayar terhadap seleksi ini. Salah satu pelanggaran adalah proses pemilihan dan penetapan calon anggota KPU Selayar serta penyusunan daftar pemilih sementara (DPS).

“Masalah DPS, KPU Sulsel juga telah dilapor ke Bawaslu oleh sejumlah elemen masyarakat, karena tidak mampu melaksanakan tugas KPU Kepulauan Selayar yang telah diambil alih dan sampai hari ini DPS tidak selesai,” tutur Zulfinas. Sekadar diketahui, protes tersebut bermunculan lantaran KPU Sulsel ternyata tetap melanjutkan seleksi 10 besar KPU Selayar yang sebelumnya bermasalah.

Padahal sesuai hasil konsultasi KPU Sulsel ke KPU pusat, diminta agar hasil 20 besar diseleksi ulang. Akan tetapi, KPU Sulsel tetap melanjutkan hasil seleksi tersebut dan menetapkan masing- masing lima komisioner Selayar dan Takalar. Sesuai rencana, komisioner Takalar dan Selayar akan dilantik di Kantor KPU Sulsel hari ini. Di Takalar, komisioner yang masuk lima besar, yakni Jusalim Sammak, Attahiria Nas, Alimuddin, Muh Darwis, dan Muhammad Nur Arafah.

Sementara di KPU Selayar, calon komisioner yang masuk lima besar, yakni Hasiruddin, Muh Darwis, M Karyadin, Masmulyadi, dan Andi Nastuti. Hal yang unik dalam penetapan komisioner terpilih ini, yakni durasinya sangat singkat. Komisioner Selayar misalnya, baru menjalani fit and proper test sehari sebelum ditetapkan lima besar pada Kamis (18/7).Terkait itu, Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief menyatakan, lima besar calon anggota KPU daerah tersebut sudah melalui proses yang baik oleh tim seleksi (timsel) maupun KPU Sulsel,

sehingga ia memastikan komisioner yang terpilih memiliki kapasitas melaksanakan tugas dan fungsi kepemiluan di daerah. Iqbal juga membantah tudingan yang menyebut komisioner yang diloloskan merupakan orang yang diinginkan pemerintah setempat. “Tidak ada calon titipan, mereka yang lolos lima besar ini hasil seleksi teman- teman yang kami anggap terbaik,” katanya.

Khsusus komisioner Selayar, Iqbal menyebut bahwa mereka yang akan dilantik hari ini akan menjalankan pekerjaan berat berupa penyelesaian sejumlah masalah penyusunan DPS Pemilu Legislatif 2014 mendatang. “Karena itu, kami berharap dengan selesainya seleksi dan pelantikan anggota KPU Selayar ini, masalah DPS yang ada bisa secepatnya diselesaikan,” ujarnya. ● jumardin akas


Popular content