• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Harga Lahan Hambat Pembangunan

MAMUJU– Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh menyatakan, persoalan harga tanah yang tinggi menjadi penghambat bagi pengembangan pembangunan permukiman di daerah pemekaran Sulsel tersebut.

“Sejak Sulbar berdiri 2004 lalu harga tanah di Kota Mamuju terus melejit, sehingga menghambat pengembang dalam usaha membangunpermukimanbaru,” kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, kemarin. Ia mengatakan, tidak seperti di daerah lain yang bisnis propertinya sudah mulai maju, di Sulbar bisnispropertiterhambatkarena pengembang tidak mampu menjangkau harga tanah di Kota Mamuju yang dinilai tinggi.

“Kalau investor memaksakan membeli tanah dengan harga tinggi untuk pengembangan usaha pembangunan pemukiman, maka akan mengalami kerugian jika tidak mampu menjual habis perumahannya , inilah menjadi masalah bagi pengemban karena harus menanggung resiko bisnis akibat tingginya harga tanah,” katanya Menurut dia, harga tanah sebelumSulbarmenjadiProvinsipada 2004hanyamencapaiRp3.000 per meter. Namun, setelah pemekaran dan tumbuh menjadi provinsi, harga tanah perlahan naik menjadiRp300.000– Rp1jutaper meter.

Karena itu ia berharap agar masyarakat pemilik tanah dapat menekanhargajualtanahnya yang tidak membebani bisnis properti agar bisnis properti daerah ini dapat berkembang memenuhi kebutuhanpemukimanmasyarakat. “Masyarakat diminta dapat memehami pengembangan dunia usaha dan pemenuhan kebutuhan pemukiman masyarakat dengan menekan harga jual tanahnya yang dinilai tinggi dan tidak terjangkau,” katanya. ant

Popular content