• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Jalan Longsor Kian Meluas

INDERALAYA – Akses jalan Pemulutan yang berada di Desa Talang Pangeran, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir yang mengalami longsor sejak satu bulan terakhir semakin meluas hingga setengah badan jalan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir proaktif membenahi infrastruktur jalan ini sehingga longsor tidak semakin meluas lagi. Pantauan KORAN SINDO PALEMBANG menunjukkan, akses jalan yang mengalami kerusakan itu merupakan jalan alternatif yang digunakan pengendara, baik roda dua maupun roda empat hingga truk menuju ke Palembang. Namun sejak longsoran semakin melebar, kini kendaraan besar seperti truk tidak berani untuk melintas.

Menurut warga setempat, kerusakan jalan itu terjadi sejak satu bulan lalu. Pemerintah sudah dua kali melakukan perbaikan. Pertama yakni dengan memasang kayu gelam secara cerucuk untuk menahan tanah kembali abrasi. Kedua yakni agar tidak kembali abrasi akhirnya kayu gelam dipasangkan lagi besi kepingan dan menancapkan tiang-tiang untuk memperkuat penahan.

Khusus bagi pengendara wajib berhati-hati ketika melintasi jalan yang rusak itu. Apalagi ketika melintasi pada waktu malam, seyogianya dapat ekstra hati-hati. Di samping itu, warga menyatakan, akibat longsornya jalan itu setidaknya menghanyutkan satu unit toko berjualan salah satu warga setempat. “Ya, satu rumah tempat seorang warga berjualan di tempat itu hanyut terseret longsoran tanah. Untung saja, di dalam rumah tidak ada penghuninya,” ujar warga Desa Talang Pangeran, Pemulutan, Heri Rudi.

Heri menjelaskan, sebelum terjadinya longsor itu awalnya jalan hanya sekadar mengalami retak-retak saja, namun lambatlaun kondisi jalan mulai berubah. Bahkan, pemilik rumah pindah satu minggu sebelum jalan longsor. “Wajar jika kondisi jalan cepat longsor. Sebab gelombang air Sungai Ogan sangat tinggi dan deras sehingga menerjang dinding pembatas yang hanya sekadar tanah saja. Ya, seharusnya pemerintah dapat membuat dam atau dinding cor sehingga mampu menahan derasnya air,” kata dia.

Kepala Dinas PU Bina Marga Ogan Ilir H Muhsin Abdullah mengatakan, pihaknya telah mengetahui adanya kerusakan jalan di Pemulutan tersebut. Untuk itu, pihaknya akan melakukan perbaikan yang telah diprogramkan pada tahun 2014. “Kami sudah memprogramkan pengedaman secara permanen tahun 2014. Untuk sementara, kami hanya memperbaiki saja secara darurat agar masyarakat bisa melintas di jalan itu,” kata dia. darfian jaya suprana

Popular content