• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

11 Daerah Boleh Rekrut CPNS

SEMARANG– Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memperbolehkan 11 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun ini merekrut calon pegawai negeri sipil (CPNS).

CPNS yang boleh direkrut ini hanya formasi umum khusus guru sebanyak 440 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jateng Suko Mardiono menuturkan, pertimbangan direkrutnya tenaga guru ini karena memang sangat dibutuhkan sehingga ada kebijakan khusus dari pusat tidak melihat belanja pegawai APBD.

Sejauh ini baru formasi khusus guru dan tenaga honorer kategori 2 (K2) dengan kuota 30% secara nasional yang akan diangkat CPNS. Kebijakan ini sudah disampaikan dalam rapat di Kemenpan dan RB di Jakarta, Jumat (19/7) pekan lalu. “Perkiraan rekrutmen dilaksanakan pada September minggu ketiga atau keempat,” kata Suko Mardiono kepada KORAN SINDOkemarin.

Mengenai rekrutmen CPNS di Provinsi Jateng, saat ini belum ada kepastian dari pusat. Sebab, Kemenpan-RB masih mengonsultasikan dengan Kementerian Keuangan, termasuk kebutuhan CPNS di kementerian- kementerian yang lain. Mengenai mekanisme rekrutmen, Mardiono belum bisa memastikan. Ada dua opsi yang mengemuka dalam rapat di Jakarta, yakni menggunakan lembar jawab komputer (LJK) atau dengan computer assisted test (CAT), salah satu metode tes pengadaan CPNS dengan jawaban langsung pada komputer.

Masing- masing metode ini memiliki kekurangan dan kelebihannya. “Kesiapan kabupaten/kota sudah ditanya. Menunggu kita kerja sama dengan pihak ketiga, misal universitas bisa. Dengan CAT ini lebih cepat,” paparnya. Diketahui, sebelumnya hanya Kota Semarang yang bisa melakukan rekrutmen CPNS 2013 karena belanja pegawainya masih di bawah 50% dari porsi APBD.

Adapun 34 kabupaten/ kota yang lain terganjal persyaratan Kemenpan-RB karena kuota belanja pegawai lebih dari 50%. Menurut anggota Komisi A DPRD Jateng Arif Awaludin, kebijakan larangan merekrut CPNS bagi daerah yang belanja pegawainya di atas 50% memang perlu dievaluasi. “Perlu dilihat secara lokal kebutuhannya seperti apa. Kendati moratorium sudah dicabut, tidak akan bisa rekrutmen jika postur belanja masih diberlakukan,” tandasnya.

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Salatiga Adi Isnanto mengungkapkan, pihaknya mengajukan 600 formasi untuk rekrutmen CPNS tahun ini, termasuk di antaranya pengangkatan tenaga kontrak kategori 1 dan kategori 2. “Tapi yang diberikan pemerintah pusat hanya 40 formasi. Dan semunya merupakan formasi tenaga pendidik,” ungkapnya kemarin.

Menurut Adi, dari data jumlah tenaga guru di Kota Salatiga secara umum sudah memenuhi dan cukup, bahkan sesuai dengan keseimbangan pelayanan pendidikan jumlahnya kelebihan 321 orang. Di Solo, pemkot mengaku belum menerima izin merekrut CPNS tahun ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Suharto mengungkapkan, pemkot sudah mengajukan izin rekrutmen CPNS ke pemerintah pusat sejak beberapa tahun kemarin. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada jawaban.

Dia mengakui anggaran belanja pegawai pemkot masih melebihi50% APBDyakni58%. Jika nantinya ada rekrutmen, itu hanya untuk tenaga honorer K2. “Kita belum bisa membuka lowongan dalam kategori umum,” ucapnya. arif purniawan/ angga rosa/arief setiadi 

Popular content