• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Diragukan Sanggup Bayar Gaji Pegawai Sesuai UMK

SOLO– Kalangan anggota Dewan DPRD Kota Solo memprediksi gaji pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solo yang non-pegawai negeri sipil (PNS) bisa di bawah upah minimum kota (UMK).

Sebab, gaji akan ditanggung oleh keuangan RSUD secara mandiri. Hal ini menyusul status RSUD yang menjadi badan layanan umum daerah (BLUD) sehingga keuangan diatur secara mandiri. Menurut Sekretaris Komisi IV AbdulGhofarIsmail, anggaran gaji karyawan non-PNS RSUD Solo itu telah dianggarkan dalam APBD 2013. Namun karena RSUD sudah berstatus BLUD, yang menggunakan sistem pengelolaan keuangan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), maka adanya anggaran dari APBD itu tidak bisa dicairkan.

Ketua Komisi IV DPRD Teguh Prakosa menduga kemampuan finansial BLUD belum mampu menggaji pegawai non- PNS sesuai dengan UMK yang ada di kota Solo. ”Dengan kondisi ini, pegawai RSUD bisa digaji di bawah UMK,” ucapnya. Kendati demikian, harus dilihat dulu sejauh mana kemampuan RSUD. ”Kemudian perjanjian kontrak kerja di awal juga menentukan,” kata Teguh.

Setelah berstatus BLUD, RSUD memang harus mengelola keuangannya sendiri, termasuk kemampuan dalam menggaji karyawan. Misalkan nanti hanya bisa menggaji di bawah UMK, Teguh menilai hal itu tidak masalah asalkan ada perjanjian jelas.

”Yang jelas Pemkot Solo tetap komitmen memberikan subsidi untuk RSUD. Namun, subsidi itu hanya bisa digunakan untuk perbaikan fisik dan alat kesehatan, dan tidak bisa untuk menggaji karyawan,” paparnya. damianus bram

Popular content