• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Swiss Maestro Menurun

ROGER FEDERER

GSTAAD – Performa menurun terus diperlihatkan Roger Federer. Petenis Swiss itu bahkan tak berkutik ketika tampil di negaranya sendiri setelah dikalahkan Daniel Brands di babak kedua Swiss Terbuka dengan skor 6-3, 6-4, dini hari kemarin.

Fakta itu jelas mencemaskan karena mantan petenis peringkat 1 dunia itu hanya mengemas satu trofi dari 11 turnamen yang diikutinya di sektor tunggal putra. Ironisnya, Federer menyerah dari lawan yang dikalahkannya di Hamburg Masters, pekan lalu, dalam tempo 66 menit. Yang jelas, kekalahan itu sangat menyakitkan bagi petenis berusia 31 tahun tersebut.

Selain mendapat malu di depan pendukung sendiri, kekalahan dari Brands membuat posisinya mengalami penurunan drastis. Setelah melorot ke urutan empat besar dunia untuk pertama kali sejak 2003 akibat kekalahan dari Sergiy Stakhovsky di Wimbledon dan menyerah dari Federico Delbonis di Hamburg Masters, Federer kini harus puas bertengger di peringkat 5 di bawah Novak Djokovic, Andy Murray, David Ferrer, dan Rafael Nadal.

Petenis berjuluk Swiss Maestroitu pantas mendapat malu, karena fans tuan rumah begitu menaruh harapan besar kepada Federer untuk menjuarai turnamen tersebut. Mereka bahkan memperkenalkan Federer di depan umum bersama sapi bernama Desiree. Tak bermaksud melecehkan, tapi mereka hanya ingin momen itu mengingat kejayaan Federer ketika pertama kali meraih Trofi Wimbledon sepuluh tahun silam. Sayang, keinginan mereka dibayar hasil minor dari sang pujaan.

“Memang, sangat mengecewakan. Tapi, saya tak bisa berbuat banyak. Saya harus mengakui bahwa permainan Brands begitu berbeda ketimbang menghadapinya di Hamburg. Saya hanya ingin mengucapkan maaf atas kegagalan saya ini,” tandas Federer, dilansir Reuters. Federer bertekad akan segera memperbaiki kekurangannya, apalagi terdapat beberapa event incaran yang ingin dikuasainya.

Sayang, dia belum memaparkan turnamen apa saja yang bakal menjadi prioritasnya di sisa akhir tahun ini. Dia hanya tak ingin mengulang kekalahan seperti ini, yakni kalah dari petenis di luar peringkat 10 besar dunia. Sementara Brands mendapat pujian besar atas keberhasilan menaklukkan Swiss Maestro. Menurut Brands, keberhasilan itu tak lepas dari pengalamannya menghadapi Federer di Hamburg.

“Jelas sangat membantu saat saya menghadapinya di Swiss. Pengalaman di Hamburg membuat saya lebih sabar menghadapinya,” sebut Brands, dilansir laman resmi ATP. Kesabaran Brands memang membuahkan hasil positif setelah petenis asal Jerman ini mencatat lima break pointsdan 11 ace. Hasil itu tentu membuatnya optimistis menghadapi petenis Rumania Victor Hanescu di babak perempat final.

Hanescu berhak melaju ke putaran berikut setelah Roberto Bautista- Agut (Spanyol), lawannya di babak kedua, mengundurkan diri saat Hanescu unggul dengan skor 7-6 (2), 3-2. “Saya tentu ingin kembali mengulang memori manis seperti di babak kedua ini. Tapi, Hanescu tentu bukan lawan yang mudah dikalahkan. Saya akan kembali melakukan upaya keras untuk meraih hasil terbaik di turnamen ini,” pungkas Brands. ●edi yuli

Popular content