• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Dishubkominfo Tambah Rambu

KULONPROGO – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kulonprogo menambah rambu penunjuk arah di 10 titik.

Penambahan ini untuk mempermudah pemudik sekaligus memecah konsentrasi demi menghindari kemacetan. Kabid Angkutan Terminal dan Perparkiran Dishubkominfo Joko Tri Atmanto mengatakan, penambahan rambu difokuskan pada jalur menuju jalur alternatif. Misalnya saja, di Pertigaan Sindutan. Di bagian barat pertigaan itu ditambah penunjuk arah ke jalan alternatif menuju Bantul. Jalan itu juga dapat dilalui menuju Yogyakarta bagian selatan.

Tempat lain yang juga mendapat tambahan rambu penunjuk jalan adalah di pertigaan dekat Pasar Glaeng, Temon. Kemudian di Toyan, Wates pada jalur menuju Bendungan, Srandakan, hingga Bantul. “Tambahan ini sebagai penunjuk alternatif agar pemudik tidak terkonsentrasi melalui jalur utama. Nahkalau sebagian melalui jalur alternatif, kemacetan di wilayah kota dapat dihindari,” kata Joko, kemarin.

Joko mengatakan, di depan Masjid Agung Wates, Dishubkominfo juga akan menambah rambu pemberitahuan bahwa 100 meter berikutnya bus angkutan harus memasuki terminal. “Di Sentolo juga kami tambah rambu penunjuk menuju arah Magelang, Jawa Tengah,” katanya. Dia menambahkan, pihaknya juga bekerja sama dengan Purworejo, Jawa Tengah untuk mengurai kemacetan.

Teknisnya, Dishubkominfo memberi tambahan rambu jalur alternatif yang dapat dilalui pengguna jalan saat arus balik menuju Kebumen. Dengan begitu pengguna jalan yang melalui Kota Purworejo akan berkurang, dan angka kemacetan dapat dihindari. “Kalau semuanya lewat Purworejo kan bisa macet nanti di kotanya. Harapan kami, sebagian juga lewat jalur alternatif,” katanya. Supardjo, 45, mengaku senang ada tambahan rambu bagi pemudik.

Menurutnya, tambahan rambu dapat mengurai kemacetan di Kota Wates karena tidak seluruh kendaraan pemudik melewati kota ini. “Biasnya dari Masjid Agung sampai Karangnongko macet. Besok mudah- mudahan sudah enggak,” katanya. ●sodik

Popular content