• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

SELEKSI PANSEL KPU - Khawatir Tidak Netral, Dua Calon Diminta Dicoret

SEMARANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng mendapat tanggapan masyarakat terkait calon panitia seleksi (pansel) anggota KPU kabupaten/ kota dari Kabupaten Brebes, Suwardi Wiraatmaja, yang pernah menjadi tim sukses dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Brebes 2012.

Calon pansel dari Kabupaten Grobogan, Mat Said, yang juga Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Grobogan juga dikhawatirkan tidak netral. Sebab, anggota KPU Grobogan Afrozin Arif SPD, juga menjabat Sekretaris di PCNU. Baik Suwardi maupun Mat Said diminta tidak diloloskan menjadi pansel. Komisioner KPU Jateng Nuswantoro Dwi Warno menyatakan, yang sudah harga mati tidak bisa menjadi pansel adalah anggota partai karena dikhawatirkan akan terjadi konflik kepentingan.

Untuk menyeimbangkan kepentingan lokalitas, panselyangakandipilih mempertimbangkan ketokohan dan uji kepatutan dan kelayakan (track record) di masyarakat. “Tanggapan dari masyarakat akan menjadi catatan KPU. Tokoh dari ormas ini untuk menyeimbangkan kepentingan lokalitas,” katanya kemarin. KPU Jateng memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menanggapi 10 calon pansel, di masing-masing 35 kabupaten/ kota di Jateng sampai dengan Sabtu (3/8).

Daftar nama pansel bisa dilihat di situs KPU Jateng. Dari 10 pansel, yang akan ditetapkan oleh KPU Jateng hanya 5 orang. Sampai dengan kemarin, sudah ada 18 pengaduan masyarakat baik yang mengkritisi maupun berupa dukungan. Termasuk diragukannya seorang wartawan Rembang yang berpendidikan S1, pansel yang usianya sudah 80 tahun dan ada yang menderita penyakit paruparu.

Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Seleksi Pansel KPU Jateng Agus Suseno, sesuai dengan Peraturan KPU No 2/2013, syarat maksimal umur tidak diatur. Namun, usia serendah- rendahnya 31 dan memiliki ijazah S-1. “Tidak menjadi anggota parpol, sekurang-kurangnya lima tahun. PNS boleh menjadi pansel,” ucapnya. Pokja sudah menyiapkan draf surat keputusan begitu KPU menetapkan lima besar pansel. Masukan masyarakat ini sangat penting agar yang terpilih benar-benar orang yang memiliki kapabilitas dan punya pengalaman. arif purniawan           


Popular content