• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

PPL Pilgub Pertanyakan Honor

INDERALAYA – Sebagian besar Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Pemilihan Gubernur (pilgub) baik di Kecamatan Tanjung Batu maupun Kecamatan Inderalaya resah karena honor bulan Juli 2013 hingga kini belum dibayarkan oleh Panwaslu Ogan Ilir.

“Padahal didalam SK masa kerja efektif empat bulan terhitung dari April hingga Juli. Hingga kini kami telah melakukan pendataan untuk pemilihan legislatif 2014. Namun gaji kami Juli sampai saat ini belum kunjung dibayarkan,” kata salah satu PPL Kecamatan Inderalaya berinisial El, kemarin.

Menurut dia, berdasarkan SK tercatat efektif bekerja hingga 4 bulan yang dimulai dari April hingga Juli. Rata-rata PPL, lanjut dia, mengaku seperti dibodohi pihak Panwaslu Ogan Ilir. Sebab uang honor bulan Juli rencananya akan digunakan untuk keperluan Lebaran. Ironisnya, honor masing-masing PPL tiap bulan disunat oknum Panwaslu. “Bulan April kami hanya menerima Rp1,8 juta. Sementara bulan Mei dan Juni dibayar rapel menjadi Rp4 juta. Kan semestinya honor tiap PPL sebesar Rp2,5 juta. Tapi kenapa kami hanya menerima jauh lebih kecil dari itu,” kata dia.

Dia menduga pemotongan gaji tiap PPL dilakukan oknum Panwaslu untuk meraup keuntungan dan memperkaya diri sendiri. Dia juga mengaku sudah mempertanyakan perihal honor bulan Juli ke Panwaslu Ogan Ilir. Namun pihak Panwaslu mengatakan kalau honor bulan Juli untuk PPL tidak bisa dibayarkan alias tidak keluar. “Kami sangat mengharap sekali waktu itu bisa dipakai untuk keperluan lebaran. Tapi saat dipertanyakan ke Panwaslu honor bulan Juli tidak keluar.

Terus terang kami sangat kecewa sekali,” kata El mengeluh. Menyikapi hal itu, Ketua Panwaslu Ogan Ilir Syamsu Alwi melalui Sekretaris Panwaslu Ogan Ilir Anom Pramajaya mengaku kalau gaji PPL bulan Juli tidak ada. Untuk pembayaran gaji PPL itu merupakan tanggung jawab pihak provinsi. “Kalau soal pemotongan itu tidak benar. Honor mereka (PPL) bukan Rp2,5 juta tapi untuk gaji bulan April memang berbeda dengan gaji bulan Mei dan Juni,” kata dia singkat.

Sementara, Kepala Devisi Penanganan Tindak Lanjut Pelanggaran Panwaslu Ogan Ilir, Medi Irawan mengatakan, pembayaran gaji PPL dibayar sesuai dengan masa kerja terhitung dimulai 15 April hingga 15 Juli 2013. “Berarti mereka bekerja tepat 3a bulan sehingga tidak berhak menuntut. Semua honor i telah dibayarkan provinsi dan kami tidak mempunyai kewewenangan soal itu,” ujar dia.

Begitu pula soal besaran honor PPL, lanjut Medi, sebenarnya untuk honor PPL hanya Rp400.000 ditambah biaya BBM dan sewa kendaraan sehingga menjadi Rp1,8 jt. Sementara honor bulan Mei dan Juni mengalami kenaikan menjadi Rp900.000 sehingga dirapelkan menjadi Rp4 juta.

“Itu belum ditambah sewa kendaraan plus bahan bakar minyak. Ya, itu pun sudah dipotong PPN dan PPh. Jadi tidak ada masalah soal honor PPL,” pungkas Medi. darfian jaya suprana

Popular content