• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

KA Jadi Favorit, Penumpang Kapal Naik

Penumpang kapal tujuan Kumai, Kalimantan Tengah menaiki KM Egon di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang kemarin. Arus balik di Pelabuhan Tanjung Emas diperkirakan akan mencapai puncaknya pada H+7 atau setelah Syawalan.

SEMARANG – Moda transportasi kereta api (KA) masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang hendak berlebaran di kampung halaman.

Hal itu terbukti dari jumlah pemudik yang berangkat dari Stasiun KA Tawang dan Stasiun Poncol di masa Lebaran, H-7 hingga H+3, naik sekitar 11% dibanding periode sama Lebaran tahun lalu. “Mulai H-7 hingga H+3, atau Kamis (1/8) sampai Senin (12/8), tercatat penumpang yang berangkat dari Semarang 121.581 orang, lebih banyak daripada jumlah penumpang di periode yang sama Lebaran 2012 sebesar 108.710 orang,” papar Manager Humas Daop 4 Sapto Hartoyo kepada KORAN SINDO JATENG kemarin.

Selain faktor keamanan, kenyamanan dan bebas kemacetan, meningkatnya jumlah pemudik di masa Lebaran kali ini juga dipengaruhi adanya penambahan armada. Daop 4 Semarang di Lebaran 2013 mengoperasikan kereta tambahan, yakni KA Kaligung Ekspres untuk melayani pemudik lokal. “KA Kaligung Ekspres berkapasitas 900 seat baru ada di Lebaran ini, sementara Lebaran tahun lalu belum ada.” “Jadi cukup signifikan memberi kontribusi lonjakan penumpang di masa Lebaran sekarang,” papar Sapto.

Di masa Lebaran ini, Daop 4 tiap hari mengoperasikan kereta lokal, KA Kaligung Mas (Semarang– Tegal) sebanyak empat kali PP dan KA Blora Jaya (Semarang– Cupu–Bojonegoro) sebanyak tiga kali PP. Adanya tambahan kereta jarak pendek, KA Kaligung Ekspres makin memperbesar jumlah pemudik lokal dengan tujuan Tegal, Cepu maupun Bojonegoro.

Tercatat, selama H-7 sampai H+3 dominasi pemudik lokal mencapai sekitar 60% dari total penumpang yang berangkat dari Semarang. “Sekitar 40%-nya penumpang kereta jarak jauh dengan tujuan, Jakarta, Bandung dan Surabaya,” ungkapnya. Sementara itu, jumlah penumpang mudik yang melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kepala Humas PT Pelindo III (Persero) Edi Priyanto mengungkapkan, dari H-15 hingga hari H Lebaran, kenaikan mencapai 24%. “Lebaran tahun lalu ada 33.537 orang di Pelabuhan Tanjung Emas dan tahun ini ada sekitar 49.023 orang,” ungkapnya.

Terminal Bawen Dipadati Pemudik

Sementara itu, puluhan ribu pemudik dari sejumlah daerah di Kabupaten Semarang telah kembali ke daerah perantauan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta kota lainnya di Jawa Barat. Sejak H+2 hingga H+4 Lebaran kemarin, tercatat sekitar 22.000 orang lebih telah berangkat ke daerah perantauan mereka melalui Terminal Bus Bawen.

Petugas Terminal Bus Bawen Tri Sulistyono mengatakan, pemberangkatan penumpang di Terminal Bawen hingga kemarin sore masih ramai. Jumlah warga yang pulang ke daerah perantauan mereka melalui terminal ini akan terus bertambah hingga H+7 Lebaran. “Peningkatan penumpang terlihat mulai H+2. Hingga saat ini (kemarin) tercatat sudah ada lebih dari 600 bus AKAP yang berangkat.” agus joko/angga rosa

Popular content