• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Kader Hanura Harus Kuasai Strategi

BANDUNG – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Harry Tanoesoedibjo (HT) menegaskan, untuk meraih kemenangan, seluruh kader partai harus mampu menguasai strategi pemenangan.

Kemenangan menjadi mutlak sebagai modal untuk melakukan perubahan. Karena itu, HT meminta agar seluruh kader partai terus menjalin kekompakan. “Kita butuh perubahan karena masih banyak masalah di Indonesia. Substansinya, kita harus menang pemilu agar bisa melakukan perubahan,” ujar HT di hadapan ribuan kader Hanura dalam acara pembekalan calon anggota legislatif (caleg) Provinsi Jawa Barat di Hotel Horison, Kota Bandung, kemarin.

MenurutHT, pembekalanbagi caleg yang akan bertarung di Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang merupakan bagian dari strategi dan menjadikannya sebagai hal yang sangat penting. Melalui pembekalan, caleg diharapkan mampu menguasai strategi serta memahami batasan dan tugas masing-masing. “Kita harus bisa saling melengkapi, mengisi, tidak overlapping, dan tidak berkontradiksi.

Pembekalan sangat penting, itulah kenapa DPP (Dewan Pertimpangan Pusat Hanura) membentuk Bapilu,” jelasnya. Hanura dinilainya selangkah lebih maju dibandingkan partai-partai lain yang akan menjadi kompetitor di Pileg dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Kekuatan media yang sudah ada menjadi sarana paling efektif untuk meraih dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.

“Serangan udara melalui media sudah dilakukan secara masif dengan target audiens yang juga masif,” katanya. Dalam konteks kepartaian, dukungan lain yang akan diberikan Bapilu di antaranya atribut sosialisasi, fasilitas asuransi kematian bagi konstituen partai, berbagai kegiatan sosial, survei hingga menyiapkan ratusan ribu orang saksi. Menurut dia, untuk memenangi pileg maupun pilpres diperlukan pemikiran yang realistis dengan dukungan manifestasi yang maksimal.

Meski begitu, HT menegaskan, harus diupayakan untuk mendapatkan dukungan dari seluruh kader partai. Kader partai sudah seharusnya mau turun ke tengah-tengah masyarakat. Tunjukkan kepedulian kepada masyarakat dengan cara-cara yang kreatif agar simpati dan dukungan bisa diraih. Menurutnya lagi, musuh terbesar manusia itu adalah diri sendiri. Karena itu, setiap kader harus tetap introspeksi dengan mengedepankan character building.

“Tunjukkan pula kekompakan, kalau jegal-jegalan rugi caleg dan partainya, energi pun akan habis gara-gara fightdi dalam. Fightitu di luar, jangan di dalam,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengatakan, dirinya sudah melihat cahaya kemenangan terhadap perjuangan partainya. “Saya sering berkunjung ke Jawa Barat, tapi hari ini saya lihat ada gairah baru yang luar biasa,” katanya.

Menurut dia, banyak alasan mengapa harus berjuang untuk meraih kemenangan. Dari semua alasan yang ada, kata dia, tujuan utama yang akan dicapai adalah membangun sebuah perubahan di republik ini. Melalui perubahan, negeri ini akan terlepas dari belenggu ketidakberesan dan diperoleh suasana baru yang penuh kejujuran. Perjuangan tersebut, menurutnya, tidak cukup dengan demonstrasi, orasi di lapangan hingga doadoa, tapi diperlukan usaha sungguh-sungguh.

Senada dengan HT, Hanura harus mampu menguasai kursi legislatif maupun eksekutif. Tanpa hal itu, katanya, perubahan yang diharapkan tidak akan terwujud. Hal itu pulalah yang mendasari tekadnya untuk menyatukan calon-calon pemimpin di legislatif maupun eksekutif. “Saya juga sudah bangun kekuatan bersama-sama HT. Kalau kita bicara siapa yang paling lengkap, paling siap lakukan terapi pengobatan di negeri ini, yang paling lengkap dan siap adalah Hanura,” tegasnya.

Dia menambahkan, untuk memenangi sebuah kompetisi tidak cukup hanya berbekal tekad dan semangat. Tidak bisa pula dengan rencana yang muluk- muluk. Menurutnya, kemenangan adalah hasil dari perencanaan yang akurat dan pelaksanaan yang sungguh-sungguh di lapangan. Diakui Wiranto, pertarungan yang akan dihadapi tidaklah ringan, ada 12 partai nasional yang memiliki tekad dan kehendak untuk meraih tujuan yang sama.

Karena itu, perlu dipikirkan apa yang bisa menjadi pembeda dari partai-partai lain sehingga Hanura bisa menjadi prioritas. “Kita sudah punya modal yang tidak dapat ditiru dan disamakan dengan partai lain. Pertama, kita partai yang paling bersih. Kedua, kita sudah memiliki gambaran siapa pemimpin Indonesia 2014 nanti di saat yang lain masih sibuk cari tokoh untuk menentukan pasangan. Ini modal kita untuk menang,” tegasnya.

Dua Kursi Tiap Dapil

Partai Hanura Jawa Barat menargetkan meraih minimal dua kursi di tiap daerah pemilihan (dapil) pada Pileg 2014. Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Azhar Aung mengatakan saat ini ada 12 dapil yang ada di Jawa Barat. Karena itu, dia menargetkan minimal menempatkan 24 anggotanya di DPRD provinsi. ”Itu minimal, setidaknya kita bisa memperoleh di setiap dapil dua kursi dan kita punya modal untuk lebih dari itu,” ungkap Azhar.

Menurut Azhar, berbanding partai lain, Partai Hanura lebih siap menatap 2014. Terbukti dengan dideklarasikannya capres dan cawapres dari partai tersebut. Sebelumnya pun seluruh caleg sudah terjun dan melakukan sosialisasi diri ke masyarakat. “Ini bukti bahwa kita selangkah lebih maju dari yang lain. Kita sudah memiliki pijakan dan tujuan yang jelas,” ujarnya. Azhar mengungkapkan, kemenangan di Jawa Barat pun tentunya akan memuluskan langkah partai beridentitas warna oranye ini maju di pilpres.

“Ini adalah kesempatan kita, Jawa Barat akan jadi basis untuk memenangkan Win-HT (Wiranto- Hary Tanoesodibyo). Kesempatan tidak datang dua kali, kemenangan didapat dari mereka yang dapat memanfaatkan kesempatan dan itu kita,” tegasnya. Sementara itu Ketua Umum yang juga capres dari Partai Hanura Wiranto mengatakan program partainya sudah terencana, bukan hanya di Jawa Barat, tapi di seluruh Indonesia. Hal ini pertanda adanya kesiapan dan tekad untuk menang.

“Saya melihat di wajah caleg ada cahaya kemenangan. Cahaya dengan alasan yang sama, yakni berjuang untuk membuat perubahan. Kita ingin melihat negeri ini terlepas dari belenggu ketidakberesan,” tuturnya. Menurut Wiranto, untuk mewujudkan hal tersebut Partai Hanura telah memiliki tiga modal utama. Pertama, Hanura mendapat predikat sebagai partai yang paling bersih dari sejumlah lembaga survei.

Kedua, partai telah menentukan siapa calonnya di 2014 serta memiliki kekuatan pada serangan udara. “Serangan udara ini tidak bisa disepelekan karena dengan ini kita dapat menjangkau masyarakat secara masif dan terusmenerus. Kekuatan ini yang belum tentu dimiliki partai lain,” tegas dia. agung bakti sarasa/ tommi andryandy

Popular content