• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Ojo Ngapusi, Ojo Korupsi

Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko mengikuti gladi bersih pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Jateng periode 2013-2018 di gedung DPRD Jawa Tengah, kemarin.

SEMARANG– Pasangan Ganjar Pranowo- Heru Sudjatmoko hari ini resmi dilantik sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) periode 2013-2018. Tugas berat untuk semakin memajukan provinsi ini telah menanti.

Raihan 6.962.417 suara (48,82%) dalam Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jateng yang digelar 26 Mei 2013 lalu, menempatkan pasangan ini sebagai pemenang, dan berhak menggantikan kepemimpinan pasangan Bibit Waluyo- Rustriningsih. Slogan Mboten Korupsi, Mboten Ngapusiyang didengungkan pasangan ini saat kampanye Pilgub Jateng 2013 harus benarbenar ditepati.

Semuanya demi Jawa Tengah yang lebih baik. Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga Puan Maharani mengingatkan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko agar segera tancap gas seusai dilantik sebagai gubernur-wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng). Puan yang saat masa kampanye lalu menjadi ketua tim pemenangan Ganjar-Heru meminta agar keduanya bekerja jelas dan nyata untuk mewujudkan janji saat kampanye.

Tagline kampanye Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi (tidak korupsi, tidak ingkar janji) harus menjadi nyawanya dalam bekerja dan mengabdi kepada rakyat Jateng. ”Mulai tanggal 23 Agustus besok (hari ini), Pak Ganjar dan Pak Heru harus bekerja keras jelas dan nyata untuk ubah janji jadi bukti bagi masyarakat Jateng. Sekarang saatnya pasangan terpilih untuk bekerja,” kata Puan di Jakarta kemarin.

Puanmengatakan, tugasGanjar- Heru mengabdikepada rakyat Jateng juga dalam rangka melaksanakan arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mendorong dan memberikan penugasan kepada kader-kader muda Banteng guna maju pada pemilihan kepala daerah. Kala itu, setiap hari Selasa, Puan memimpin langsung rapat tim pemenangan di Jateng bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP.

Setiap hari sebagai panglima pemenangan, Puan memantau terus perkembangan dan seluruh kegiatan kampanye yang memungkinkan pasangan Ganjar- Heru yang tadinya underdog akhirnya membalikkan keadaan di provinsi yang dikenal sebagai salah satu ”Kandang Banteng” itu. ”Saya memang ambil tanggung jawab sebagai panglima tempur kampanye PDIP di Pilgub Jateng karena saya yakin rakyat Jateng masih cinta Bung Karno dan ini rumah Banteng Moncong Putih,” ujarnya.

Kini, setelah mendapatkan mandat dari rakyat Jateng, Ganjar-Heru dalam melaksanakan tugasnya harus amanah sebagai pelayan masyarakat. ”Ganjar-Heru harus jadi pemimpin yang bisa ngayomi, ngayemi, dan syukur-syukur bisa nglayani. Bisa sung tulodo, mbangun karso lan tut wuri handayani,” tutup Puan. Sementara itu Ganjar mengatakan, setelah resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur, dirinya dan Heru harus menjadi satu keping mata uang.

”Saya akan segera melaksanakan semua yang menjadi program kerja,” ujarnya seusai gladi bersih pelantikan di Gedung DPRD Jateng, Semarang kemarin. Menurut Ganjar, program yang dia gunakan semasa pencalonan hingga akhirnya terpilih, telah dibuat dengan sangat serius. ”Saya tinggal melaksanakan dari dua sisi yakni politik legislasi maupun politik anggaran,” terangnya.

Dia juga menegaskan akan berbagi tugas-tugas harian dengan Wakil Gubernur terpilih Heru Sudjatmoko dalam menjalankan roda pemerintahan di provinsi setempat. ”Kalau saya di sini (Semarang), maka Pak Heru yang di daerah atau sebaliknya,” jelasnya. Sementara itu, Heru Sudjatmokomengakusudahpahamposisinya saat ini, yakni membantu gubernur. ”Menjalankan tugas. Membantu.

Sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan tugas-tugas lain yang diberikan beliau (Ganjar),” katanya. Sejumlah menteri dan tokoh nasional dijadwal hadir dalam pelantikan Ganjar-Heru. Selain Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang akan melantik, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri serta Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo dipastikan hadir.

”Tokoh nasional seperti Puan Maharani, Pramono Anung, Yusril Ihza Mahendra, Tjahjo Kumolo, dan 47 anggota Komisi II DPR,” terang Sekretaris DPRD Jateng Prijo Anggoro. Rencana kehadiran sejumlah menteri dan tokoh tersebut, jelas dia, diketahui berdasarkan permintaan tambahan undangan ke dirinya melalui kepala dinas masing-masing. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kemungkinan besar juga hadir. ”Antusiasme pihak yang ingin melihat langsung pelantikan Gubernur Jateng bisa dikatakan fenomenal,” paparnya.

Terpisah, Pegiat Pariwisata Jawa Tengah Benk Mintosih meminta pengembangan pariwisata menjadi prioritasa pasangan Ganjar-Heru. Sebab, sektor tersebut memberikan dampak yang luar biasa di berbagai bidang. ”Saya yakin semua pegiat wisata siap membantu,” katanya. Dia juga ingin, kepemimpinan Ganjar mampu menghadirkan warna baru dalam pengembangan pariwisata.

Dia mencontohkan, ada pertemuanpertemuan di tempat terbuka. ”Misalnya taman KB di Semarang, atau Balekambang di Solo. Sehingga akan semakin banyak masukan dari masyarakat,” bebernya. Berbagai even kabupaten/- kota, lanjut dia, juga harus difasilitasi gubernur secara maksimal, sehingga tampilan yang disajikan memiliki daya magis. ”Buat seheboh mungkin, dan tidak sama satu daerah dengan yang lain. Imbasnya tentumemperpanjang lama tinggal wisatawan di Jawa Tengah. Saat ini lama tinggal wisatawantaklebihdari duahari. Ke depan tentu harus semakin baik lagi,” tandasnya.

1.300 Polisi Diterjunkan

Sebanyak 1.300 personel dikerahkan oleh Polda Jawa Tengah dalam rangka pengamanan Upacara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng yang diselenggarakan hari ini di Gedung Berlian, Semarang. Prosesi ini merupakan pertama kalinya pelantikan yang dimeriahkan pesta rakyat. Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Dwi Priyatno memeriksa kesiapan tim pengamanan.

Tim ini terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di lapangan Mapolda Jateng, kemarin. Sementara itu, sejumlah mahasiswa asal Solo menaruh harapan kepada duet Ganjar-Heru.

Mereka berharap agar ke depannya Jawa tengah akan lebih maju dibandingkan sebelumnya. Selain itu, dia juga berharap agar lapangan kerja serta derajat ekonomi di Jawa Tengah akan semakin meningkat. ”Yang jelas kita ingin Jateng lebih maju dengan pemimpin muda ini. Semoga semua janji yang dilontarkan saat kampanye bisa direalisasikan saat ini,” ujar Adrian Amurwonegoro, salah seorang mahasiswa.

 Warga masyarakat yang ada di sekitar Gapura Makutha, Solo juga menaruh harapan yang sama. Martono, warga Karangasem, Laweyan, Solo berharap perbaikan infrastruktur dan lapangan kerja bisa menyentuh hingga pedesaan. Sehingga kesenjangan antara pusat pemerintahan dan daerah itu tidak terlalu tinggi. muh slamet/ eka setiawan/ arief setiadi/ rahmat sahid/mg 01               

Popular content