• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Suparman, Sopir Teladan 2013

MEDAN – Pelatihan terhadap 100 pengemudi angkutan di Kota Medan yang berlangsung sejak Senin (19/8), berakhir kemarin. Dari pelatihan ini, terpilih Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) Kota Medan 2013 yang akan dikirim ke tingkat provinsi.

Keenam pengemudi yang terpilih sebagai pengemudi teladan itu, yakni Suparman dari KPUM (juara 1), Yonathan dari Blue Bird (juara 2), dan Hotmaludin Purba (juara 3). Selanjutnya Ahmadiyat Ginting dari PT Lorena (juara harapan ketiga), Fahruddin Rangkuti dari CV Hikmah (juara harapan kedua), dan Darwin Sitepu dari KPUM (juara harapan pertama). Keenamnya mendapatkan piagam penghargaan piala beserta uang pembinaan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat menyebutkan, berdasarkan penilaian yang dilakukan, terpilih enam pengemudi teladan. Namun, dari enam pengemudi teladan itu, hanya dua orang yang dikirim ke tingkat provinsi, yakni juara 1 dan 2.

Mereka terpilih sebagai pengemudi teladan berdasarkan penilaian dalam bidang pengetahuan keselamatan berlalu lintas, pengetahuan bidang asuransi, pengetahuan psikologis, kesehatan, dan lainnya. Tidak hanya itu, penilaian juga dilakukan berdasarkan sikap, prilaku, dan kedisiplinan para pengemudi,” ujarnya seusai pengumuman pengemudi teladan di Hotel Antares, Medan, kemarin.

Turut hadir pada pemilihan pengemudi teladan itu Kasat Lantas Polresta Medan Kompol M Budi; dan Ketua Organda Medan Month Gomery Munthe. Renward berharap keenam pengemudi teladan itu menularkan ilmu yang didapat selama pelatihan kepada pengemudi lain yang belum memiliki kesempatan mengikuti pelatihan itu.

“Seorang sopir harus memahami bagaimana membuat penumpang merasa nyaman, dan bagaimana bertanggung jawab atas keselamatan penumpang. Untuk itu, pengemudi harus konsentrasi saat membawa angkutan ataupun taksinya,” tuturnya. Renward menjelaskan, pemilihan pengemudi teladan bertujuan meningkatkan keprofesionalan para sopir angkutan di Medan.

Dengan tingkat profesional yang tinggi, maka harkat dan martabat sebagai sopir juga sama dengan insan pembangunan lainnya. “Pelatihan ini kami lakukan setiap tahunnya. Tahun depan akan kami lakukan lagi dengan meningkatkan jumlah pesertanya,” ujarnya. Sementara Suparman selaku pemenang pertama mengaku banyak mendapat pengetahuan baru dari pelatihan yang digelar Dishub Medan itu. Misalnya bagaimana bertanggung jawab atas keselamatan.

“Di pelatihan ini juga dilatih kesabaran dalam mengemudi, dan meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas. Saya sendiri tidak menyangka bisa terpilih sebagai sopir teladan,” ujarnya. eko agustyo fb

Popular content