• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Waspadai Kecepatan Persisam

PONARYO ASTAMAN

PALEMBANG – Kapten Sriwijaya FC (SFC) Ponaryo Astaman mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai kecepatan para pemain Persisam Samarinda saat kedua tim bentrok di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (29/8).

Menurut Ponaryo, gaya permainan antara Mitra Kukar dan Persisam jelas memiliki perbedaan. Kalau Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, lebih kepada bagusnya skill individu yang dimiliki setiap pemain, dan kerja sama yang solid. Sedangkan Pesut Mahakam, julukan Persisam, bertumpu pada kecepatan yang dimiliki bintang-bintang mudanya. Dari beberapa perbedaan gaya permainan tersebut, ternyata Popon, sapaan Ponaryo, lebih waswas dengan cara bermain Persisam.

Karena menurutnya kecepatan pemain lebih sulit diantisipasi ketimbang tingginya skill individu pemain seperti yang dimiliki Mitra Kukar. “Kalau saya lihat Persisam lebih punya speed, kalau Mitra lebih kepada teknik dan kerjasama yang lebih rapih. Itu karena Persisam punya banyak pemain muda yang memiliki kecepatan, itu harus kami waspadai,” jelasnya kemarin.

Mantan pilar timnas ini menuturkan, semua pemain SFC harus lebih bekerja keras lagi untuk bisa mengalahkan Ferdinand Sinaga dkk. Terlebih, kondisi Laskar Wong Kito saat ini dinilainya kurang menguntungkan. “Kalau bisa memang idealnya kami harus mendapatkan hasil yang bagus untuk menghibur suporter. Jadi walaupun situasi belakangan ini kurang menguntungkan bagi tim SFC, kami harus tetap optimistis dan lebih siap di pertandingan berikutnya,” sambung Popon.

Hanya saja, pria kelahiran Balikpapan 25 September 1979 ini mengingatkan kepada semua rekan-rekannya untuk tetap meningkatkan konsentrasi dan fokus untuk memberikan hasil terbaik untuk laga kandang terakhir nanti. “Kami sudah tahu bahwa Persisam memang memiliki kecepatan. Tapi saya rasa, sebenarnya sih sekarang tinggal setiap pemain itu memotivasi diri sendiri agar bisa mengatasi kecepatan dari lawan,” ujarnya.

Sang jenderal juga memahami, dengan hanya 14 pemain yang ada dalam komposisi SFC saat ini, membuat kondisi Laskar Wong Kito dihadapkan pada nilai minus. Selain itu, cara yang selama ini dilakukan SFC untuk menambah pemain dengan meminjam tenaga pemain SFC U-21 mungkin sudah tidak bisa lagi dilakukan. Karena secara bersamaan SFC junior juga tengah berjuang untuk bisa menjadi jawara setelah mereka menembus semifinal ISL U-21.

“Jadi untuk melakukan peminjaman pemain SFC U-21 otomatis tidak bisa lagi. Tinggal sekarang bagaimana memaksimalkan semua pemain yang ada dan meminimalisir pemain yang cedera. Kami tahu juga kemarin Lee Dong-won tidak bisa diturunkan karena cedera, otomatis fokus kami hanya bisa memaksimalkan pemain dan menyembuhkan yang cedera dan menjaga pemain-pemain yang sekarang fit untuk mengakhiri semua sisa pertandingan,” tandasnya lagi.

Sementara itu, Pelatih SFC Kas Hartadi juga mengingatkan asuhannya, bahwa cara bermain Persisam sangat berbeda dengan Mitra Kukar atau tim-tim dari Kalimantan lainnya. Namun, menurutnya, hal yang terpenting saat ini adalah semua pemain SFC nanti bisa dimainkan dan tidak ada yang cedera saat latihan. “Karena gaya permainan Persisam penuh dengan kecepatan, maka satu-satunya cara mengantisipasi mereka adalah dengan meredam pemain yang memiliki kecepatan.

Saya sudah ingatkan pada pemain untuk lebih disiplin (posisi), saat kehilangan bola,” ucapnya. Selain itu, tambah Kas, karena ini partai terakhir main di Stadion Gelora Sriwijaya, sebaiknya semua pemain memberikan kepuasan dan rasa bangga kepada seluruh pendukung setia SFC, yang telah datang ke stadion. “Kami harus menang, jadi semua harus bekerja keras. Kami akan memberikan kepuasan pada pendukung SFC,” pungkasnya. sidratul muntaha 


Popular content