• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Motor Listrik Panel Surya Pontianak

Ferdy Ardian menciptakan terobosan menarik di dunia roda dua. Pria yang berdomisili di Pontianak, Kalimantan Barat, ini menciptakan sebuah sepeda motor listrik yang dimodifikasi dengan panel surya.

Berkat sepeda motor listrik (molis) ini, dia kini tidak perlu lagi mengantre BBM yang jumlah pengantrenya semakin naik. Cerita pembuatan sepeda motor listrik itu berawal ketika Ferdy membeli Molis dari temannya seharga Rp1 juta yang sudah rusak. Tertarik untuk memperbaiki sepeda motor listrik itu, Ferdy pun mempelajari, memperbaiki, dan memodifikasi kendaraan barunya itu.

Akhirnya, didapat kelemahan rancangan asli Molis adalah tidak mempertimbangkan kekuatan baterai. Pasalnya, Molis terlalu banyak menggunakan lampu pijar yang mengakibatkan boros energi. Lalu, kenapa motor ini dipadupadankan dengan panel surya? Ternyata ada alasan khusus yakni untuk menjaga kapasitas baterai tidak kurang dari 50 persen. Jadi, panel surya itu menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik selama motor tersebut “berjemur” di jalan.

Ferdy pun sudah memodifikasi jaringan pengisi daya motor menjadi 12 volt dari rancangan asli motor yang menggunakan 48 volt. “Baterai dapat diisi saat parkir dengan panel surya 50 watt peak sekitar 1,5–2 jam pada waktu energi matahari mulai efektif sekitar pukul 09.00–15.00 WIB setelah 10 kilometer perjalanan. Durasi charging akan lebih lama jika perjalanan lebih dari 10 kilometer,” kata Ferdy.

Ferdy melanjutkan, untuk memperpendek durasi chargingbisa dengan menambah daya panel surya dengan konsekuensi akan membutuhkan permukaan yang lebih luas. Sebetulnya, kata Ferdy, Molis dapat di-chargingsaat berjalan dengan menggunakan solar charge controller48 volt. Namun, harganya masih tinggi. “Biaya modifikasi menghabiskan Rp2 juta untuk panel surya, controller, kabel-kabel, dan sakelar. Itu di luar biaya motor,” pungkasnya. ● wahyu sibarani


Popular content