• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Pengurusan Tanah Berbelit-Belit - Pelayanan Kantor BPN Dinilai Buruk

PASURUAN – Puluhan warga Kecamatan Pandaan mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan kemarin. Mereka memprotes pelayanan buruk dan tidak profesional dalam pengurusan pertanahan.

Puluhan warga ini datang mengendarai sepeda motor dan mobil pikap. Mereka membawa berbagai poster berisi kecaman atas kelambanan dan tidak profesionalnya pengurusan tanah. Warga menuding, buruknya pelayanan itu terbukti dengan timbulnya kesalahan dalam pengukuran tanah. Ironisnya kesalahan ini justru dibiarkan hingga bertahun-tahun meski sudah ada permintaan diperbaiki.

“Kantor BPN menjadi sarang mafia tanah. Urusan yang sebenarnya mudah tapi menjadi sulit,” kata koordinator aksi, Agus Heru Setyawan. Kekesalan warga ini dipicu persoalan kesalahan pengukuran sebidang tanah seluas 1.050 meter persegi yang salah letak sejak tahun 1988. Pengukuran yang semestinya berada di persil 51, tapi oleh petugas BPN dilakukan pengukuran di persil 46.

Pemilik lahan yang meminta dilakukan perbaikan pada tiga tahun lalu hingga saat ini belum juga dibenahi BPN Kabupaten Pasuruan. “Kesalahan letak pengukuran tanah ini sudah diminta diperbaiki sejak tiga tahun lalu. Tapi sampai saat ini belum juga ada pembenahan. Ini adalah salah satu bukti tidak profesionalnya pelayanan di BPN,” kata Agus Setyawan.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha BPN Kabupaten Pasuruan Samsul Hadi menyatakan, akan segera melakukan pengecekan di lapangan terhadap tanah yang dipersoalkan warga. Pihaknya juga akan mengecek data yang dilaporkan sejak tiga tahun lalu. “Kami akan mengecek data dan kondisi di lapangan.

Jika terjadi kesalahan dan tidak terima, bisa diselesaikan melalui jalur hukum sehingga bisa diketahui mana yang benar dan salah,” kata Samsul Hadi. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada masyarakat yang mengeluhkan pelayanan di BPN Kabupaten Pasuruan. Dengan program one day service, pengurusan persoalan pertanahan, pengecekan tanah, balik nama, atau pengurusan hak kepemilikan bisa dilakukan dalam waktu satu hari. arie yoenianto


Popular content