• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Pilkada Wajo Lanjut ke MK

SENGKANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo akhirnya menetapkan Andi Burhanuddin Unru-Andi Syahrir Kube Dauda (Asyik) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih melalui rapat pleno rekapitulasi dan penetapan kemarin.

Pasangan Asyik unggul dengan total suara 90.216 suara (40,32 persen) atau selisih 22.020 suara (9,84 persen) dari rival terberatnya, Amran Mahmud- Andi M Yusuf Machmud Korosi (AYM Amanah) yang hanya memperoleh 68.196 suara (30,48 persen). Diurutan ketiga yakni pasangan Sanusi Karateng- ASurya Agraria (Sutera) dengan 27.955 suara (12,49 persen), Andi Safri Modding- Rahman Rahim (Tabe’ Samaki) 23.864 suara (10,66), A Asriadi Mayang-A Saidiman (Amin) 6.977 suara (3,12 persen), dandiposisiterakhirAndiSuryadi Belo-Muhammad Sabaruddin Mallo(ASB) 6.561suara(2,93persen).

Total partisipasi pemilih di PilkadaWajohanya223.796suara atau 72,07 persen dari 313.068 daftar pemilih tetap (DPT) dengan suara tidak sah 1.878. Meski demikian, hasil Pilkada Wajo dipastikan lanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab duet AYM Amanah akan mengajukan gugatan. “Kami tidak tanda tangani hasil penetapan KPU, karena kami akan menggugat ke MK. Semua bahan untuk gugatan sudah siap,” ujar Divisi Hukum AYM Amanah Andi Mappanyukki kemarin.

Selain dari AYM Amanah, empat saksi pasangan calon lain juga menolak hasil penetapan KPU dengan tidak menandatangani hasil keputusan itu. Ketua KPU Wajo Andi Nurwana mengatakan, meski lima saksi pasangan calon menolak, namun tak berpengaruh terhadap keputusan KPU. Jika ada pihak yang keberatan, dipersilakan mengajukan gugatan ke MK. ● jumardin nurdin

Popular content