• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Gembong Rampok Tewas Didor Polisi

MARTAPURA – Gembong gerandong atau perampok Mualim, 26, warga Desa Negeri Pakuan Bantan Kecamatan BP Peliung, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, tewas setelah dua butir timah panas polisi bersarang di dada kiri dan di bawah dadanya.

Tersangka Mualim dikenal cukup sadis dan terlibat beberapa kali aksi pencurian dengan kekerasan (curas). Penangkapan dilakukan Tim Buser Satuan Reserse (Sat Res) Polres OKU Timur di bawah pimpinan Kasat Res AKP Janton Silaban, Kamis (6/11) sekitar 01.30 WIB. Tersangka Mualim dibekuk di tempat persembunyian di Desa Negeri Pakuan.

Saat akan diringkus, tersangka sedang mengonsumsi narkoba jenis sabusabu dan bermain judi. Mengetahui polisi akan membekuknya, Mualim berusaha memberikan perlawanan dengan menembak ke arah anggota Buser sehingga sempat terjadi baku tembak antarpolisi dengan tersangka. Bandit kambuhan ini baru menyerah setelah dua butir peluru menembus dada kiri dan bagian bawah dada sebelah kanannya.

Tersangka tewas di lokasi penangkapan. Kapolres OKU Timur AKBP Hengky Widjaya didampingi Kasat Res AKP Janton Silaban menuturkan, sebelum berhasil meringkus penjahat kambuhan ini polisi mendapat informasi tentang keberadaan gembong gerandong yang sangat meresahkan. Berdasarkan informasi itu, anggota Buser lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan lokasi keberadaan tersangka Mualim.

Tersangka Mualim sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Martapura, BP Piliung, Buay Madang. Terakhir tersangka bersama tujuh anggota komplotannya yang kini masih buron melakukan aksi curas terhadap korban Sodikun yang meninggal dunia akibat ditembak tersangka Mualim. “Kami memang sudah lama memburu tersangka Mualim yang dikenal licik dan sadis ini,” ujar dia.

Tersangka menggunakan modus kejahatannya dengan menghadang mengancam korban dengan senpi dan sajam. Tersangka tak segan-segan melukai, bahkan membunuh korban. dadang dinata

Popular content