• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Mendagri Siap Nonaktifkan HBA, Besok KPK Periksa Romi Herton

PALEMBANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gumawan Fauzi siap menonaktifkan Bupati Kabupaten Empatlawang Budi Antoni Al Jufri (HBA) jika status terdakwa didapatkan oleh bupati tersebut.

“Saya sudah bicara dengan Gubernur Sumsel (Alex Noerdin), jika sudah ditetapkan sebagai terdakwa, berkas administrasinya langsung dikirim ke Kemendagri untuk diserahkan kepada presiden agar dapat dinonaktifkan segera,” tegasnya di Palembang, kemarin. Menurut mantan Gubernur Sumatera Barat ini, pihaknya taat aturan dan proses hukum yang berlaku. “Kalau untuk Wali Kota Palembang, saya tak bisa berkomentar banyak karena belum tahu,” ucap dia.

Terkait banyaknya permasalahan hukum, korban jiwa serta kekerasan dalam pelaksanaan Pilkada di kabupaten/kota. Gumawan menuturkan, pihaknya mengusulkan, pilkada kabupaten/ kota agar dipilih oleh DPRD, sedangkan gubernur tetap dilakukan pilkada langsung. “Dari evaluasi kami sekarang sudah lebih 70 orang meninggal. Harta, persaudaraan, dan hubungan sosial hancur. Karena di kabupaten ini hubungannya langsung,” ucap dia.

Menanggapi permasalahan tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan, meski Bupati Empatlawang dan Wali Kota Palembang menjalani pemeriksaan KPK. Hal tersebut tidak mengganggu roda pemerintahan masing-masing daerah. “Saya akan terus monitor roda pemerintahan di dua daerah tersebut. Sejauh ini tidak ada masalah dan berjalan baik,” ucap dia.

Proses hukum yang berjalan saat ini, lanjut Alex, harus diikuti dan ditaati apapun hasil atau keputusannya. “Yang jelas, saya sedih kalau ada bupati atau wali kota di Sumsel mengalami masalah. Gubernur pasti sedih karena itu menyangkut kita semua,” tutur Alex.

Romi Bakal Lalui ‘Jumat Keramat’

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengatakan, saat ini belum ada tersangka baru terkait kasus suap yang menimpa mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. “Hari Jumat (besok) ada jadwal pemeriksaan untuk Wali Kota Palembang sebagai saksi untuk Akil Mochtar. Untuk hari ini (kemarin) belum ada pemeriksaan terhadap Wali Kota Palembang,” ungkap Johan kepada KORAN SINDO PALEMBANG kemarin.

Terkait uji materi pemeriksaan lanjutan, sambung Johan, secara umum masih terkait kasus sengketa pilkada. “Untuk teknis pemanggilan dan isi materi pemeriksaan saya tidak tahu persis, yang pasti masih terkait kasus tersangka Akil Mochtar,” ucapnya. Untuk para saksi terperiksa dari Sumsel, kata dia, bisa saja dilakukan pemanggilan kembali jika dibutuhkan. Disinggung mengenai penetapan tersangka atas Bupati Empatlawang, Johan menyatakan, KPK hingga kini belum menetapkan. “Belum ada tersangka baru. Yang diperiksa kemarin statusnya masih sebagai saksi,” tutur dia.

Sementara rapat paripurna dengan agenda pembahasan raperda dan penyampaian RAPBD 2014, kemarin tidak dihadiri Wali Kota Palembang Romi Herton. Paripurna dilimpahkan kepada Wakil Wali Kota Palembang Harnojoyo yang membacakan surat ketidakhadiran dari Romi Herton kepada Dewan. Adapun jajaran Pemkot Palembang, beberapa kepala dinas terpantau tidak hadir termasuk tiga pejabat yang diperiksa KPK, Rabu (30/10), yakni Diankis (Kepala KPPT Palembang), Isnaini Madani (Kadin Tata Kota Palembang), dan Alex Ferdinandus (Kadin PJPP Palembang).

Sementara Sekda Kota Palembang Ucok Hidayat terlihat hadir. Ketua DPRD Kota Palembang Ahmad Novan menyatakan, ketidakhadiran Wali Kota Palembang Romi Herton pada paripurna kali ini tidak menjadi masalah. Sebab, persetujuan terkait raperda menyangkut para anggota Dewan yang hadir. Dia memaklumi absennya wali kota mengingat surat izin sudah dikirim dan disampaikan melalui wakil wali kota. “Tidak ada masalah karena suratnya berisi keterangan sakit dari beliau,” ucapnya seusai paripurna.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Palembang Yan Sabar Sihotang menuturkan, agenda terakhir yang dihadiri Wali Kota Palembang Romi Herton, yaitu rapat koordinasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Hotel Swarna Dwipa, Senin (4/10). amarullah diansyah/ yulia savitri

Popular content