• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Sepuluh Pahlawan untuk Indonesia

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (kesebelas dari kanan) berfoto bersama Pahlawan MNCTV untuk Indonesia 2013 dan para juri. Dari 14 kandidat yang lolos tahap penjurian di Jakarta, terpilih 10 orang yang dinobatkan menjadi MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013. Malam puncak penganugerahan acara inspiratif ini disiarkan tadi malam oleh MNCTV.

Malam puncak MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013 ditayangkan MNCTV tadi malam. Para peraih penghargaan itu melewatiprosesseleksiketatdari juri internal yakni jajaran direksi MNCTVdan juri eksternal yang terdiri atas Imam B Prasodjo (sosiolog), MarcoKusumawijaya (arsitek dan pengamat tata kota), danAnneAvantie(perancangbusana, penulis, dan aktivis sosial). Lalu, 14 kandidat yang terkumpul diseleksi lagi oleh juri kehormatan MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) dan Prof Dr Ahmad Syafi’i Ma’arif.

Menurut HT, program MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013 ini sangat inspiratif. “Tujuan acara ini juga memberikan contoh supaya ditiru oleh anak bangsa. Akan makmur negara kita ini bila anak muda bisa melakukan hal seperti ini. Selamat kepada kandidat yang telah terpilih, Anda-Anda adalah pejuang yang perlu diapresiasi. Teruskan perjuangan Anda, sampai banyak orang yang meniru,” ujar HT.

Kesepuluhpahlawantersebut adalah Andre Juan Michiels (Penerus Keroncong Tugu), Cahya Yudi Widiyanto (Peneliti untuk Desa Mandiri Ponorogo), Indra Darmawan (Sarjana Pemulung dari Saguling), Ita Yuliana Adu (Pelindung Anak-anak Kelapa Tinggi), Jacob Tanda (Pemberdaya Pangan dari Sumba), Kustiyah Gandu (Pembela Perempuan Lombok), Masyudi (Penggerak Ekonomi dari Sumenep), Mukhlas Alamsyah (Dokter Hewan Pemberdaya Getasan), Rob Sinke (Penyelamat Alam Halmahera), dan Syarifuddin (Pemberdaya Masyarakat Bedugul).

Selebritas yang berjiwa sosial besar serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan seperti Maudy Koesnaedi, Atiqah Hasiholan, Revalina S Temat, Teuku Wisnu, Olivia Zalianty, Denny Sumargo, Stenny Agustaf, Laura Muljadi, Jovita Dwijayanti, dan J-Flow berpartisipasi dalam menyerahkan trofi kepada 10 MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013. Acara yang dipandu oleh Nico Siahaan ini dibuka dengan suara emas Vina Panduwinata dan Sruti Respati yang membawakan lagu Indonesia Pusaka.

Penampilan istimewa keduanya dilanjutkan penampilan dari Armada, Citra Scholastika, NU Dimension, Rinni, dan Angel Pieters. Para pahlawan terpilih tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya. Jacob Tanda misalnya. Dia dengan spontan meneriakkan semboyan yang selalu menjadi penyemangat untuk dirinya dan warga Desa Mbatakapidu, Sumba Timur. “Lahir Miskin Wajar, tapi Mati Miskin itu Kurang Wajar”. Dengan semangatnya, kini warga sekitar bisa memiliki swasembada pangan sendiri dan tidak kesulitan air.

Musik keroncong membawa Andre Juan Michiels meraih MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013. Berkat jasanya, musik Keroncong Tugu mendapat tempat dan dihargai masyarakat luas. Sementara itu, kecintaan Rob Sinke terhadap lingkungan Laut Halmahera, dia buktikan dengan membuat jangkar besar agar kapal mudah menepi dengan tidak merusak terumbu karang. Dia juga rajin mengambil sampah dari laut. Bukan hanya itu, Rob yang merupakan orang Belanda juga peduli dengan pendidikan anakanakdidaerahHalmahera.

“Bumi bukan milik kita. Kita pinjam Bumi dari anak cucu kita. Terima kasih kepada semua yang juga telah menjaga lingkungan,” ujar Rob setelah menerima trofi. Sedangkan Kustiyah, meski lahir di Malang, Jawa Timur, lebih banyak beraktivitas di Desa Kekeri Timur, Lombok Barat. Kustiyah prihatin karena banyak wanita Lombok yang tergiur iming-iming gaji besar di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita.

“Semoga ke depannya tidak ada lagi TKW atau TKI yang pulang dalam keadaan miskin. Semoga banyak yang pergi bekerja di luar negeri dengan jalan yang benar,” harap Kustiyah. ●ananda nararya

Popular content